KNPI kurban 24 ekor hewan untuk warga terdampak pandemi di Jabodetabek

KNPI kurban 24 ekor hewan untuk warga terdampak pandemi di Jabodetabek

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Haris Pertama menyaksikan pemotongan daging hewan kurban di Jakarta, Selasa (20/7/2021). ANTARA/HO-DPP KNPI.

Jakarta (ANTARA) - Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menyembelih 24 ekor hewan untuk warga Jabodetabek yang terdampak pandemi COVID-19 saat perayaan Idul Adha 2021.

Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama mengatakan 24 ekor hewan itu terdiri dari 14 sapi dan 10 kambing untuk masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga: Pemkot Jaksel sebar 1.600 "bongsang'' daging hewan kurban

"Kami mengerahkan semua anggota KNPI berkeliling membagikan daging kurban untuk masyarakat kurang mampu di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi)," kata Haris melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Haris mengungkapkan perayaan Idul Adha kali ini sebagai bentuk ibadah sekaligus meningkatkan kepedulian kepada masyarakat dalam kondisi masa sulit saat ini.
Anggota DPP KNPI memotong daging hewan kurban di Jakarta, Selasa (20/7/2021). (ANTARA/HO-DPP KNPI)

Sementara itu, Ketua Panitia Idul Adha 1442 Hijriah KNPI Ryano Panjaitan menambahkan puluhan ekor hewan kurban itu berasal dari berbagai pihak menyumbangkan sebagian rezeki untuk membantu sesama.

"Dengan banyaknya donatur yang berkurban, maka semakin banyak pula daging kurban yang bisa kita berikan kepada masyarakat," ujar Ryano.

Baca juga: 60 hewan kurban disembelih di kantor Wali Kota Jaksel pada Rabu

Sementara itu, perwakilan Koordinator Wilayah Bengkulu DPP KNPI Rahmat Bastian menjelaskan kegiatan kurban yang digelar organisasi kepemudaan itu tidak hanya dilakukan di Jakarta, namun dilaksanakan hingga ke daerah.

Baca juga: Polrestro Jakarta Utara kurban 103 kambing dan 21 sapi

"Bahkan hingga ke Provinsi Bengkulu. Kami telah mempersilahkan para pengurus DPD untuk segera mengambil daging kurban agar bisa disalurkan kembali,” tutur Rahmat.
Pewarta : Taufik Ridwan
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021