Forkopimda Jatim bagikan sembako ke masyarakat terdampak PPKM Darurat

Forkopimda Jatim bagikan sembako ke masyarakat terdampak PPKM Darurat

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (tengah) didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta (kiri) di sela membagian paket bantuan kepada warga terdampak PPKM darurat di kawasan Bulak Banteng di Surabaya, Minggu (18/7/2021) sore. ANTARA/Didik Suhartono.

Surabaya (ANTARA) - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Timur mulai membagikan paket sembako kepada masyarakat terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPMK) Darurat.

"Setiap hari kami bagikan dan dilakukan serentak di 38 kabupaten/kota," ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta di sela membagikan paket sembako kepada warga di kawasan Bulak Banteng Surabaya, Minggu sore.

Hadir pada kesempatan tersebut Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Laksda TNI Iwan Isnurwanto, Kajati Jatim Mohamad Dofir, dan Kepala BIN Daerah Jatim Marsma Rudy Iskandar.

Baca juga: Kamrussamad minta PPKM darurat diperpanjang hingga 17 Agustus 2021

Kapolda Jatim menyampaikan selama PPKM darurat volume pekerjaan masyarakat berkurang sehingga dilaksanakan pembagian bantuan sosial secara serentak.

Total sebanyak 2.500 ton beras serta 70 ribu paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat terdampak.

Perwira tinggi Polri berpangkat dua bintang di pundak tersebut juga menjelaskan bahwa Forkopimda secara bersama-sama melakukan percepatan vaksinasi untuk masyarakat dengan harapan tercapai herd immunity atau kekebalan imunitas.

"Seperti Minggu pagi tadi di Jalajaya Lantamal V Surabaya yang dikomandani Pak Pangkorarmada II, lalu lanjut siangnya program percepatan vaksinasi di Malang yang dipimpin Pak Pangdam," ucap Irjen Nico.

Mantan Kapolda Kalimantan Selatan itu berharap semua sinergitas yang dikerjakan Forkopimda di tingkat provinsi maupun kota mendapat dukungan dari masyarakat berupa kepatuhan menjalankan protokol kesehatan.

"Masyarakat kami mohon selalu pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, hindari kerumunan hingga kurangi mobilitas," kata lulusan Akpol 1992 tersebut.

"Mohon juga kepada masyarakat yang belum divaksin untuk datang ke Puskesmas atau kantor-kantor TNI/Polri supaya disuntik vaksin," tutur Kapolda Jatim menambahkan.

Baca juga: Khofifah instruksikan Satpol PP kedepankan empati awasi PPKM darurat

Sementara itu, pada kunjungannya ke Bulak Banteng, Gubernur Khofifah dan pejabat Forkopimda lainnya menyempatkan berkunjung ke Puskesmas setempat sekaligus membagikan paket bantuan dan masker.

Selain itu, para pejabat Forkopimda langsung turun ke rumah warga untuk secara simbolis menyerahkan bantuan yang disambut antusias masyarakat.

Di sisi lain, pada situasi COVID-19 di Jatim berdasarkan data dari Satgas Percepatan Penanganan Provinsi, hingga Minggu sore total sebanyak 239.168 kasus kumulatif yang terkonfirmasi posifit Virus Corona.

Kemudian, rinciannya sebanyak 44.566 kasus (18,63 persen) sedang menjalani perawatan, lalu angka kesembuhan mencapai 178.766 kasus (75,75 persen) dan meninggal dunia 15.836 kasus (6,62 persen).

Baca juga: Kapolda Metro ingatkan anggota bersikap santun dalam PPKM Darurat
Baca juga: Anggota DPR usulkan PPKM darurat tak diperpanjang
Pewarta : Fiqih Arfani
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021