Lanud Silas Papare kedepankan kreatif gandeng kelompok berseberangan

Lanud Silas Papare kedepankan kreatif gandeng kelompok berseberangan

Danlanud Silas Papare Jayapura Marsma TNI Budhi Achmadi. ANTARA/HO-Humas Lanud Silas Papare Jayapura

Jayapura (ANTARA) - Pangkalan TNI AU (Lanud) Silas Papare Jayapura, Papua, mengedepankan kreativitas dan inovasi dalam pembinaan teritorial guna menggandeng kelompok-kelompok berseberangan di wilayahnya.

Komandan Lanud (Danlanud) Silas Papare Marsma TNI Budhi Achmadi kepada ANTARA di Jayapura, Jumat, mengatakan bahwa kreativitas dan inovasi tersebut dengan membuat sebuah program berberi nama "Podcast Kebangsaan".

"Pembinaan teritorial yang disisipkan dalam program Podcast Kebangsaan ini bertujuan untuk mempromosikan tokoh-tokoh masyarakat dengan wawasan kebangsaan yang sangat baik kepada warga lainnya," katanya.

Menurut Danlanud Budhi, pihaknya harus menunjukkan kepercayaan dan memberi manfaat bagi masyarakat, salah satunya dengan mendengar apa yang diinginkan oleh tokoh-tokoh masyarakat, adat, agama, pemuda, dan sebagainya.

"Apa yang ingin didengar dari masyarakat ini bisa diperoleh, salah satunya melalui Podcast Kebangsaan, yang ternyata banyak tokoh yang sangat peduli kepada NKRI," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya pun akhirnya lebih mengedepankan resolusi konflik secara humanis namun memanfaatkan kemajuan teknologi dan media sosial sehingga banyak warga, khususnya anak muda Papua, tertarik untuk bergabung.

"Tidak perlu melakukan hal-hal yang destruktif untuk menyelesaikan masalah penegakan hukum. Namun, yang sangat penting membangun karakter anak-anak muda agar lebih berwawasan kebangsaan yang kuat," katanya lagi.

Jika wawasan kebangsaan anak-anak muda Papua sudah kuat, menurut dia, tidak mudah terpancing gerakan-gerakan yang ingin menghancurkan pencapaian pembangunan di Bumi Cenderawasih.

Baca juga: Lanud Silas Papare usul Corinus Krey pahlawan nasional dari Papua

Baca juga: Lanud Silas Papare salurkan bantuan untuk korban kerusuhan Wamena
Pewarta : Hendrina Dian Kandipi
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021