Ukraina teken kontrak 10 juta dosis tambahan vaksin COVID Pfizer

Ukraina teken kontrak 10 juta dosis tambahan vaksin COVID Pfizer

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba dan Menteri Luar Negeri Polandia Zbigniew Rau meletakkan bunga di memorial prajurit Ukrains, yang tewas dalam konflik yang terjadi di bagian timur negara tersebut, di Kyiv, Ukraina, Kamis (8/4/2021). Press Service of the Ministry of Foreign Affairs of Ukraine/Handout via REUTERS/hp/cfo (via REUTERS/MINISTRY OF FOREIGN AFFAIRS OF U)

Kiev (ANTARA) - Ukraina meneken kontrakan 10 juta dosis tambahan vaksin COVID-19 Pfizer, sehingga totalnya menjadi 20 juta dosis, demikiandinyatakan kantor Presiden Volodymyr Zelenskiy pada Sabtu (1/5).

"Kami sudah menandatangani kontrak. Maka selanjutnya, kami akan menerima total 20 juta dosis vaksin Pfizer tahun ini," kata kantor presiden dengan mengutip keterangan Menteri Kesehatan Maksym Stepanov.

Ukraina berharap dapat memperoleh 500.000 dosis pertama dalam beberapa pekan ke depan, dengan 4,5 juta dosis lagi pada kuartal ketiga, dan sisanya 15 juta dosis pada kuartal keempat, menurut pernyataan.

Kontrak awal 10 juta dosis vaksin Pfizer diteken bulan lalu.

Otoritas Ukraina juga berencana mendatangkan vaksin dari AstraZeneca, China, dan melalui skema COVAX global.

Hingga 1 Mei, total 752.293 warga Ukraina telah menerima dosis pertama vaksin, berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

Negara itu melaporkan lebih dari dua juta kasus dan 44.436 kematian COVID-19 sejak awal pandemi tahun lalu.

Sumber: Reuters

Baca juga: Ukraina terima 689 laporan efek samping vaksinasi AstraZeneca

Baca juga: Militer Ukraina sebut anggotanya meninggal usai divaksin CoviShield

Baca juga: Menteri kesehatan Ukraina positif COVID-19


 

Indonesia terbuka pada kandidat vaksin baru COVID-19

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021