Ford dirikan pusat penelitian percepat pengembangan baterai EV

Ford dirikan pusat penelitian percepat pengembangan baterai EV

Dane Hardware, insinyur desain, dan Mary Fredrick, insinyur validasi baterai Ford Motor Co mengukur voltase baterai di Laboratorium Uji Baterai Ford di Allen Park, Michigan. (ANTARA/Ford)

Jakarta (ANTARA) - Pabrikan mobil AS mengumumkan divisi riset baru berjuluk Ford Ion Park untuk mempercepat penelitian dan pengembangan teknologi baterai dan sel baterai, termasuk pembuatan baterai di masa depan.

"Kami sudah meningkatkan produksi kendaraan serba listrik di seluruh dunia karena semakin banyak pelanggan yang merasakan dan mendambakan manfaat menyenangkan untuk dikendarai dari kendaraan listrik tanpa emisi,” kata Hau Thai-Tang, chief product platform and operations officer Ford, dikutip Kamis.

Berinvestasi dalam lebih banyak R&D baterai diharapkan bisa membantu Ford mempercepat proses untuk menghasilkan EV yang lebih banyak, bahkan lebih baik, dan berbiaya lebih rendah untuk pelanggan dari waktu ke waktu.

Baca juga: Ford hentikan sementara pabrik truk F-150 karena kurangnya chip global

Ford mengembangkan keahlian baterai selama hampir dua dekade dengan memusatkan tim lintas fungsi yang terdiri dari 150 pakar dalam pengembangan teknologi baterai, penelitian, manufaktur, perencanaan, pembelian, kualitas, dan keuangan untuk membantu Ford lebih cepat mengembangkan dan memproduksi sel baterai dan baterai.

Tim Ford Ion Park juga menjajaki integrasi dan peluang inovasi yang lebih baik di semua aspek rantai nilai--dari tambang hingga daur ulang--bekerja dengan semua tim di dalam Ford, termasuk para ahli di Laboratorium Uji dan Benchmarking Baterai baru, Divisi Layanan Pelanggan Ford, plus pemasok dan mitra utama.

Tim Ford Ion Park sudah berjalan. Selain itu, laboratorium pembelajaran kolaboratif senilai 185 juta dolar di Michigan Tenggara yang didedikasikan untuk mengembangkan, menguji, dan membangun sel baterai kendaraan dan susunan sel dibuka akhir tahun depan.

Laboratorium pembelajaran akan mencakup peralatan skala pilot untuk elektroda, sel dan desain larik serta manufaktur dan akan menggunakan teknologi mutakhir untuk mengujicobakan teknik manufaktur baru yang akan memungkinkan Ford untuk dengan cepat menskalakan desain sel baterai dengan bahan baru setelah perusahaan mengintegrasikan sel baterai dan baterai secara vertikal.

Anand Sankaran akan memimpin tim Ford Ion Park sebagai direktur barunya. Seorang veteran selama 30 tahun di Ford, Sankaran, membawa ke posisi baru puluhan tahun keahlian baterai dan elektrifikasi--termasuk perannya saat ini sebagai direktur Electrified Systems Engineering, sebagai pemenang Penghargaan Teknologi Henry Ford 1999.

Sankaran telah memimpin pengembangan produk yang menerapkan penelitian dan inovasi teknis pada kendaraan produksi utama, termasuk Escape Hybrid, Mustang Mach-E 2021, dan F-150 Hybrid 2022.

Baca juga: Subaru akan hentikan produksi di Indiana karena kelangkaan chip

Baca juga: GM dan Ford pangkas produksi di Amerika Utara karena kekurangan chip

Baca juga: Ford akan hentikan produksi sedan Mondeo di Eropa pada awal 2022
Pewarta : Suryanto
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021