4.371 wartawan terima vaksinasi yang difasilitasi Pemprov DKI

4.371 wartawan terima vaksinasi yang difasilitasi Pemprov DKI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau pemberian vaksin COVID-19 dosis pertama bagi wartawan hasil kolaborasi bersama Dewan Pers di Balai Kota Jakarta, Rabu (24/3/2021). (HO/Humas Pemprov DKI Jakarta)

Jakarta (ANTARA) - Dewan Pers dan sejumlah perwakilan asosiasi media mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah memfasilitasi vaksinasi untuk pekerja media di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Sebanyak 4.371 wartawan dan pekerja media dijadwalkan mengikuti vaksinasi dosis II pada periode 21 April-7 Mei 2021 di Aula Blok G Lantai Dasar, Balaikota Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan Nomor 8-9, Jakarta Pusat.

Ketua Komisi Hubungan Antarlembaga dan Internasional Dewan Pers Agus Sudibyo mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta, khususnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang membantu rekan-rekan pers mendapatkan vaksinasi COVID-19.

"Melalui kegiatan vaksinasi bersama ini, Dewan Pers berharap kekebalan tubuh rekan-rekan wartawan terhadap virus COVID-19 dapat segera terbentuk sehingga dapat melakukan aktivitas peliputan jurnalistik dengan lebih aman," kata Agus.

Namun demikian, Dewan Pers mengimbau agar protokol kesehatan 3M tetap dilaksanakan dan menjadi budaya baru di masyarakat khususnya para pekerja media.

Baca juga: Pemprov DKI dan Dewan Pers kolaborasi vaksinasi 5.200 insan media
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Anggota Dewan Pers Agus Sudibyo memberi keterangan pers pada Vaksinasi Dosis I Pekerja Media di Balaikota DKI Jakarta, Senin (5/4/2021). (HO/Dewan Pers)
Sejalan dengan pernyataan Agus, Sekretaris Forum Pemimpin Redaksi Indonesia (Forum Pemred) Arifin Asydhad menambahkan bahwa di era pandemi, kegiatan jurnalisme masih terus dilakukan dan tak mungkin berhenti.

"Tidak ada alasan buat Forum Pemred untuk tidak mendukung kolaborasi Dewan Pers dengan Pemprov DKI dalam melakukan vaksinasi ini. Semoga kolaborasi ini bisa berlanjut pada gelombang berikutnya," kata Arifin.

Ketua PWI Peduli Mohammad Nasir yang juga Direktur Kesejahteraan dan Pengabdian Masyarakat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mengharapkan semua peserta vaksin dosis 2, yang mendaftar melalui PWI bisa meluangkan waktu untuk hadir sesuai jadwal yang sudah diberikan.

"Ini kesempatan emas yang harus kita manfaatkan. Tunda semua kegiatan lain untuk menerima vaksinasi COVID-19 dosis terakhir," kata dia.

Untuk pelaksanaan vaksinasi dosis pertama dan kedua di Balai Kota DKI ini, Nasir menyampaikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan, termasuk vaksinator dan dokter yang tepat waktu memberi vaksin kedua sesuai jadwal.

Baca juga: Masyarakat pers apresiasi pemerintah atas vaksinasi wartawan
Sejumlah wartawan mengikuti vaksinasi COVID-19 dosis kedua di Hall Basket Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (17/3/2021). ANTARA FOTO/Andika Wahyu/rwa. (ANTARA/ANDIKA WAHYU)
Adapun program vaksinasi untuk pekerja media di Balaikota Jakarta dilakukan terhadap 400-500 orang setiap hari dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Vaksinasi dosis II khusus diikuti oleh para wartawan dan pekerja media yang telah mendapatkan vaksinasi dosis I pada periode 24 Maret-9 April 2021 di tempat yang sama.

Para pekerja media di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang belum memperoleh kesempatan mendapatkan vaksinasi COVID-19, diimbau untuk segera mendaftarkan diri melalui 11 asosiasi dan organisasi media yang telah ditunjuk Dewan Pers: AJI, AMSI, ATVSI, ATVLI, Forum Pemred, IJTI, PFI, PRSSNI, PWI, SMSI dan SPS.

Selanjutnya, Dewan Pers juga telah mengagendakan untuk penyelenggaraan vaksinasi bersama untuk pekerja media gelombang ketiga dan keempat di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
Baca juga: Kemenkes sebut 5.512 jurnalis ditargetkan terima vaksin COVID-19
 
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021