Selama Ramadhan, 39 pasien COVID-19 di Nunukan dinyatakan sembuh

Selama Ramadhan, 39 pasien COVID-19 di Nunukan dinyatakan sembuh

Petugas medis dari Satgas Penanganan COVID-19 Nunukan melakukan tes cepat terhadap pekerja migran Indonesia (PMI) dari Sabah, Malaysia, yang baru tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Sabtu (21/11/2020). ANTARA/HO-Satgas Penanganan COVID-19 Nunukan/am.

Nunukan (ANTARA) - Selama dua hari terakhir atau memasuki hari kedua bulan suci Ramadhan 1442 Hijriyah atau 2021 Masehi, sebanyak 39 pasien COVID-19 di Kabupaten Nunukan dinyatakan sembuh dan dikembalikan ke keluarganya.

Data dari Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Nunukan pada Selasa (13/4) hari pertama puasa sebanyak 14 pasien yang sembuh dan tujuh terkonfirmasi positif serta satu orang meninggal dunia. Sedangkan, Rabu ini sebanyak 25 pasien yang sembuh dan tidak ada tambahan positif baru.

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Nunukan Hj Asmin Laura Hafid, pada Rabu, menyatakan angka kesembuhan terhadap pasien COVID-19 di daerahnya sangat tinggi berkat kedisiplinan menjalani instruksi dari tim medis selama perawatan.

Baca juga: Satgas: 14 pasien COVID-19 di Nunukan sembuh

Baca juga: Satgas: Nunukan masuk zona risiko rendah penyebaran COVID-19


Hingga pekan kedua April 2021, total terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Nunukan berjumlah 1.261 orang dengan 1.192 orang yang sembuh dan 25 meninggal dunia. "Jadi sisa pasien COVID-19 yang masih dirawat sampai sekarang 44 orang," ungkap Laura sapaan sehari-harinya.

Ia juga merasa bersyukur selama dua hari memasuki bulan suci Ramadhan 1442 H ini pasien yang sembuh sangat tinggi sehingga patut berterima kasih kepada tim medis yang melakukan pemantauan dan perawatan terhadap pasien.

Kemudian data kontak erat yang masih dipantau berjumlah 14 orang dan 51 orang suspek yang dalam pemantauan.*

Baca juga: Satgas: Positif COVID-19 Nunukan 1.066 orang, 974 dinyatakan sembuh

Baca juga: Satgas: Pasien sembuh dari COVID-19 di Nunukan bertambah 24 orang
Pewarta : Rusman
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021