Sejumlah tokoh nasional hadiri Muktamar Pemikiran di UIN Tulungagung

Sejumlah tokoh nasional hadiri Muktamar Pemikiran di UIN Tulungagung

Leaflet kegiatan seminar nasional di acara Muktamar Pemikiran Forum Dosen PMII, di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. (ANTARA/HO)

Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Sejumlah tokoh nasional dipastikan akan menghadiri kegiatan Muktamar Pemikiran yang digelar untuk pertama kalinya oleh Forum Dosen Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU), Senin hingga Selasa (6/4).

Salah satu panitia kegiatan dari UIN SATU Syamsul Umam, Minggu, mengonfirmasi beberapa tokoh nasional yang memastikan hadir dalam pembukaan Muktamar Pemikiran itu adalah Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid (Gus Jazil), Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar (Gus Ami), anggota DPD RI yang juga Ketua PB IKA PMII Akhmad Muqowam, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Halim Iskandar, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas serta Ketua PBNU Said Aqil Siradj.

"Kiai Haji Said Aqil masih dikonfirmasi lagi oleh LO kegiatan, apakah bisa hadir secara luring (hadir langsung) ataukah daring," kata Syamsul Umam.

Pembukaan acara Muktamar Pemikiran itu diselenggarakan secara daring dan luring. Sebagian alumni yang kini aktif dalam panggung perpolitikan nasional hadir langsung di sesi pembukaan maupun rangkaian seminar nasional yang telah dijadwalkan.

Sedangkan sebagian lain yang karena alasan kepadatan kegiatan serta demi protokol kesehatan, mengikuti rangkaian pembukaan maupun seminar secara luring melalui aplikasi "zoom meeting" yang disediakan panitia.

"Susunan acaranya besok, pembukaan acara diawali dengan sambutan dari Bupati Tulungagung Maryoto Birowo selaku tuan rumah, sambutan dari Ketua PB IKA PMII Akhmad Muqowam, dan dilanjutkan dengan pembukaan oleh Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar," kata Umam.
Leaflet kegiatan seminar nasional di acara Muktamar Pemikiran Forum Dosen PMII, di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. (ANTARA/HO)

Setelah seremoni pembukaan pada Senin ini, keesokan harinya (Selasa, 6/4) acara dilanjutkan dengan rangkaian seminar nasional dengan narasumber Forum Guru Besar PMII seperti Prof Dr Nur Syam MSi, Prof Dr H Noor Ahmad MA, Prof Dr Mundzier Suparta MA, Prof Dr H Suyitno MAg, Prof Dr Abdurahman Mas'ud MA (daring), serta Prof Dr Hj Ulfiah MSi.

Seminar nasional I ini mengambil tema "Bonus Demografi: Tantangan dan Rekomendasi", mulai pukul 08.30 WIB hingga 10.00 WIB dan dimoderatori oleh Ali Formen PhD.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas akan mengisi acara seminar nasional II yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.15 WIB hingga 11.45 WIB dengan tema, "Indonesia Emas : Isu dan Tantangan Masa kini".

"Setelah istirahat, usai ishoma, giliran Forum Rektor PMII yang akan mengisi seminar nasional III dengan tema "Indonesia Emas dan Praktik Baik Pendidikan Tinggi", mulai pukul 13.00 WIB hingga 1430 WIB. Buah pemikiran dari hasil seminar nasional ini yang nantinya menjadi sumbangsih Forum Dosen PMII untuk pembangunan SDM unggul di Tanah Air kita tercinta," kata Umam.

Muktamar Pemikiran ini pertama kali digelar oleh Forum Dosen PMII se-Indonesia, dengan tujuan memberikan gagasan dan pemikiran untuk memajukan bangsa. Tema besar yang diusung dalam Muktamar Pemikiran I ini adalah membahas bonus demografi Indonesia menuju Indonesia Emas pada 2045.

Ketua Panitia Muktamar Pemikiran Dosen PMII Prof Dr M Noor Harisudin MFil I menjelaskan, ada dua tujuan penyelenggaraan muktamar yang akan diikuti para intelektual itu.

Pertama konsolidasi dosen se-Indonesia untuk menjadi energi baru menuju Indonesia maju, dan kedua adalah untuk merekomendasikan peta jalan (roadmap) gerakan pemikiran dosen se-Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Baca juga: Forum dosen PMII gagas muktamar pemikiran bahas bonus demografi 2045
Pewarta : Destyan H. Sujarwoko
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021