PGI: Ibadah Paskah berjalan lancar dan aman di Sulselbara

PGI: Ibadah Paskah berjalan lancar dan aman di Sulselbara

Ilustrasi - Pelaksanaan ibadah perdana setelah peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, pada Kamis Putih (1/04/2021). ANTARA Foto/Nur Suhra Wardyah.

Makassar (ANTARA) - Ketua Umum Persekutuan Gereja Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (PGIW Sulselbara) Pendeta Adrie Massie mengemukakan pelaksanaan ibadah Paskah di berbagai gereja se-Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara berjalan aman dan lancar.

"Semua berjalan baik dan tidak ada yang mengganggu. Apalagi semua gereja di seluruh Indonesia dikawal dengan baik oleh aparat keamanan sejak Jumat lalu," ujarnya di Makassar, Minggu.

Dalam meningkatkan keamanan di gereja pada Hari Raya Paskah 2021, semua jemaat di setiap gereja didaftar dan diperiksa sebelum masuk ke area gereja. Hal ini dilakukan dalam rangka mencegah terjadinya teror di tempat ibadah.

Baca juga: Uskup Agung Katedral Makassar apresiasi dukungan lintas organisasi

Hal ini terkait peristiwa teror bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu, 28 Maret 2021 lalu. Teror ini menewaskan dua orang pelaku bom dan 20 orang luka-luka.

Pelaksanaan ibadah Paskah di sejumlah gereja juga tetap melaksanakan protokol kesehatan karena pandemi COVID-19 dengan membatasi jumlah jemaat tidak lebih dari 30 persen kapasitas gedung.

"Suasananya baik semua, karena dianjurkan tidak boleh lebih 30 persen. Jadi semua mendaftar secara online atau via whatsapp dan ummat memang dianjurkan tinggal di rumah saja," ujarnya.

Baca juga: Kapolri pastikan tidak ada gangguan saat ibadah Paskah

Pelaksanaan ibadah di gereja tidak dianjurkan bagi anak-anak dan lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun. Sehingga lebih banyak gereja juga menggelar ibadah secara offline dan live streaming sekaligus.

Pendeta Adrie Massie juga mengapresiasi penjagaan ketat gereja oleh komunitas Lintas Iman yang datang membagikan bunga sebagai bentuk solidaritas. Bunga dibagikan ke jemaat Gereja Katedral Makassar dan pengguna jalan yang melintas di Monumen Mandala Makassar.

"Tentu ke depannya pengawalan di tempat-tempat ibadah, termasuk masjid dan gereja masih dicermati terus dan tetap akan dikawal," ujarnya.

Baca juga: Panglima TNI tinjau kebaktian dan misa Jumat Agung Paskah di Makassar
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2021