Lanud Silas Papare usul Corinus Krey pahlawan nasional dari Papua

Lanud Silas Papare usul Corinus Krey pahlawan nasional dari Papua

Komandan Pangkalan Udara TNI AU Silas Papare, Marsekal Pertama TNI Budhi Achmadi, melihat foto almarhum Mayor (Tituler) Corinus Krey, di Jayapura, Senin. ANTARA/HO-Penerangan dan Kepustakaan Pangkalan Udara TNI AU Silas Papare

Jayapura (ANTARA) - Jajaran Pangkalan TNI AU Silas Papare di Jayapura berencana mengusulkan Mayor Udara (Tituler) Corinus Marselus Koreri Krey sebagai salah satu pahlawan nasional dari Papua.

Komandan Pangkalan Udara TNI AU Silas Papare, Marsekal Pertama TNI Budhi Achmadi, kepada ANTARA di Jayapura, Senin, mengatakan, mereka memutuskan mengusulkan hal ini setelah bertemu salah satu cucu pahlawan nasional dari Papua, Marthen Indey, yang menguak peran besar Krey dalam pergulatan perjuangan di Bumi Cenderawasih.

Baca juga: Komandan Lanud Silas Papare pimpin apel kehormatan renungan suci

"Berawal dari kunjungan kami ke rumah pahlawan nasional asal Papua, Marthen Indey, salah satu cucunya yang bertugas merawat beliau sampai akhir hayat, bernama Aksamina Talapessy atau akrab dipanggil Mama Aca menyampaikan amanah dari sang kakek," katanya.

Menurut dia, setelah mendengar penuturan cucu Indey, akhirnya mereka mengambil langkah cepat dan berdialog dengan keluarga Krey. "Kami diminta agar dapat mengurus Corinus Krey menjadi pahlawan seperti kakek Mama Aca, Marthen Indey dan menemui istrinya karena hingga kini beliau masih ada," ujarnya.

Baca juga: Lanud Silas Papare musnahkan bom dan amunisi sisa PD II

Sementara itu, putra kedua Krey, yakni Max Krey, mengatakan mereka mengapresiasi atas upaya pengusulan ayahnya menjadi pahlawan nasional yang dilakukan jajaran Pangkalan Udara TNI AU Silas Papare.

"Kami dari keluarga besar menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesigapan Pangkalan Udara TNI AU Silas Papare, Marsekal Pertama TNI Budhi Achmadi, untuk bapak kami," katanya.

Baca juga: 12 calon taruna AAU ikuti sidang pantukhirda di Lanud Silas Papare

Ia yakin, apa yang sudah dibuat dan diperjuangkan oleh sang ayah pasti dihargai oleh negara, apalagi dengan pangkat kehormatan mayor tituler dari TNI AU yang sebelumnya sudah diterima.

Krey bergabung bersama TNI AU berstatus sebagai mayor kehormatan sejak 1967-1975. Namun perlu diketahui bahwa pangkat mayor AU yang dia sandang waktu itu sudah menjadi pangkat militer tertinggi yang disandang putra asli Papua, bersama tokoh pejuang lain Papua yang mendapat pangkat kehormatan mayor, yaitu Indey, dan Abraham Dimara sebagai mayor AD.

Pangkat militer itu diberikan kepada tokoh asli Papua yang telah berjasa besar memperjuangkan pembebasan Papua dari kolonialisme Belanda.

Pewarta : Hendrina Dian Kandipi
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2021