Dokter paru: Hindari kerumunan agar tetap aman saat berolahraga

Dokter paru: Hindari kerumunan agar tetap aman saat berolahraga

Dokter Paru Rumah Sakit Persahabatan dr. Andika Chandra Putra saat berbicara dalam sebuah acara PDPI di Jakarta. ANTARA/Katriana/am.

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis paru Rumah Sakit (RS) Persahabatan dr. Andika Chandra Putra mengajak masyarakat untuk tetap aman berolahraga dengan menghindari tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

"Jadi lakukan olahraga di daerah aman, tidak begitu ramai dan tetap hindari kerumunan," kata Andika melalui sambungan telepon dengan ANTARA, Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan bahwa tujuan berolahraga adalah untuk relaksasi dan untuk menjaga kebugaran tubuh, dan itu baik dilakukan terutama di tengah wabah virus SARS-CoV-2 yang pada umumnya menyerang daya tahan tubuh manusia.

Menurut dia, tujuan berolahraga adalah bukan untuk meraih prestasi. Oleh karena itu, kewaspadaan harus terus diupayakan guna menghindari risiko penularan COVID-19.

Untuk itu, Andika mengajak kepada semua masyarakat untuk menghindari tempat-tempat yang ramai, sehingga risiko penularan COVID-19 dapat dicegah.

Sebaliknya, ia menyarankan agar masyarakat tidak berolahraga secara berkelompok dan dilakukan di zona hijau yang jauh dari keramaian, sehingga bisa lebih leluasa untuk melepas masker tanpa khawatir tertular dari orang di sekitarnya.

Jika tidak memungkinkan untuk berolahraga di zona hijau atau sepi, maka ia menyarankan agar masyarakat tetap memakai masker, tetapi tetap menjaga jarak dengan orang lain guna mencegah potensi penularan.

Selain itu, ia juga menyarankan agar olahraga dapat dilakukan secara bertahap bagi masyarakat yang belum terbiasa berolahraga.

Baca juga: Warga taat protokol kesehatan bisa dapat hadiah di Kota Bandung
Baca juga: Protokol kesehatan kunci sukses pilkada dari intaian pandemi
Baca juga: Dokter : Rutin latihan fisik 30 Menit turunkan risiko terkena COVID-19

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#jagajarak
#pakaimasker
Pewarta : Katriana
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2020