Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran berkurang

Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran berkurang

Presiden Joko Widodo melihat peralatan medis di ruang IGD saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo memastikan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool/aww.

Jakarta (ANTARA) - Pasien konfirmasi positif COVID-19 bergejala ringan hingga sedang yang dirawat inap di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, berkurang 52 orang pada Minggu (25/10).

Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian di Jakarta, mengatakan jumlah pasien konfirmasi positif COVID-19 yang dirawat di tower 6 dan 7 RSD Wisma Atlet tersebut kini sebanyak 1.361 orang terdiri atas 655 pria dan 706 wanita.

"Pasien rawat inap 1.361 orang, semula 1.413 orang, berkurang 52 orang," ujar Aris.

Sedangkan, pasien rawat inap tanpa gejala (asimtomatis) yang terkonfirmasi positif COVID-19 (pasien isolasi mandiri) bertambah 45 orang.

Aris mengatakan pasien yang diisolasi mandiri di tower 4 dan 5 RSD Wisma Atlet Kemayoran tersebut saat ini sebanyak 1.136 orang, dari semula berjumlah 1.091 orang.

"Pasien flat isolasi mandiri tower 4 dan tower 5, 1.136 orang (terdiri dari) 625 pria, 511 wanita," ujarnya.

Pemerintah membuka tower 6 dan tower 7 sejak 23 Maret 2020 yang dipergunakan untuk merawat pasien COVID-19 dengan gejala ringan hingga sedang. Sedangkan tower 4 dan 5 dikhususkan bagi pasien dengan kondisi orang tanpa gejala (asimtomatis) dan pasien yang tidak punya tempat untuk melakukan isolasi mandiri sejak pengambilan spesimen diagnosis konfirmasi COVID-19.

Tower 5 lebih dulu dioperasikan dari tower 4 yakni pada 15 September 2020. Selanjutnya, Tower 4 baru mulai dioperasikan setelahnya pada 21 September 2020.

Tower 6 memiliki kapasitas 1.300 tempat tidur, sedangkan tower 7 memiliki kapasitas 1.578 tempat tidur. Sedangkan Wisma Atlet tower 4 dan 5 kalau digabungkan memiliki kapasitas hingga 3.116 tempat tidur.

Sejak dioperasikan 23 Maret, RSD Wisma Atlet telah menerima jumlah pasien yang terdaftar melakukan perawatan inap karena gejala COVID-19 sebanyak 22.584 orang. Sementara, pasien yang dinyatakan sembuh dari gejala COVID-19 setelah perawatan kini berjumlah 20.800 orang.

Adapun pasien isolasi mandiri yang terdaftar di RSD Wisma Atlet sebanyak orang dan yang sembuh sebanyak 11.861 orang.

Sementara itu, RSD Wisma Atlet juga dapat memberikan rekomendasi rujukan pasien ke RS Penanganan COVID-19 lain yang terdekat.

Aris menyebut RSD Wisma Atlet telah melakukan pemberian rekomendasi rujukan pasien ke Rumah Sakit Penanganan COVID-19 lain di DKI Jakarta sebanyak 415 orang sejak dioperasikan pada 23 Maret 2020 sampai 25 Oktober 2020.

Adapun pasien isolasi mandiri yang mendapat rekomendasi rujukan ke RS lain sebanyak dua orang. Sedangkan, pasien meninggal dunia selama perawatan di RSD Wisma Atlet berjumlah 8 orang terhitung sejak 23 Maret tersebut.

#satgascovid19 #pakaimasker #cucitangan #jagajarak
Pewarta : Abdu Faisal
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020