Polisi ajak masyarakat lawan paham radikal untuk jaga Kemerdekaan RI

Polisi ajak masyarakat lawan paham radikal untuk jaga Kemerdekaan RI

Foto bersama usai Upacara bendera peringatan ulang tahun Kemerdekaan RI ke-75 di Kabupaten Bangka Barat. ANTARA/Donatus D.P/am.

Mentok, Babel (ANTARA) - Kapolres Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan paham radikal untuk menjaga keutuhan dan Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Tugas kita bersama untuk menyiapkan generasi muda penerus bangsa untuk bersama-sama melawan radikalisme guna mempertahankan Kemerdekaan RI," kata Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah di Mentok, Senin.

Menurut dia, tugas itu merupakan tanggung jawab seluruh anak bangsa, karena paham radikal berbahaya dan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Menjaga, mempertahankan lebih sulit dari merebut Kemerdekaan itu sendiri, untuk itu mari kita bersama-sama berpartisipasi aktif dalam seluruh sektor pembangunan sesuai tugas dan potensi yang dimiliki," katanya.

Baca juga: Ganjar undang veteran untuk menyampaikan pesan pada upacara HUT RI

Ia juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada dana jangan sampai termakan informasi dan berita-berita bohong atau hoaks serta berusaha menghentikannya.

"Hentikan berita palsu yang dapat merusak kader bangsa dan merusak perkembangan pembangunan, kita teruskan semangat kerja, ukir prestasi demi bangsa dan negara," kata Fedriansah.

Hal itu disampaikan Kapolres usai mengikuti Upacara bendera HUT ke-75 Kemerdekaan RI yang digelar di halaman Kantor Bupati Bangka Barat.

Upacara bendera juga dihadiri Bupati Bangka Barat, Ketua DPRD Kabupaten setempat, Komandan Kodim 0431, Kepala Kejaksaan Negeri, Komandan Pos AL, Kepala Rutan Mentok dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka Barat.

Baca juga: Pengendara di Titik Nol Yogyakarta berhenti saat detik proklamasi

Baca juga: Peringati HUT RI, Mahfud MD gunakan baju tradisional Madura
Pewarta : Donatus Dasapurna Putranta
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020