Pasien COVID-19 sembuh di Kota Madiun bertambah tiga orang

Pasien COVID-19 sembuh di Kota Madiun bertambah tiga orang

Ilustrasi - Salah seorang warga memberi ucapan terima kasih kepada para tenaga medis di RSUD dr Iskak Tulungagung beberapa waktu lalu. (ANTARA/Destyan Sujarwoko)

Madiun (ANTARA) - Pasien yang sembuh dari paparan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kota Madiun, Jawa Timur bertambah tiga orang, sehingga jumlah total warga setempat yang sembuh mencapai 23 orang dari 43 kasus terkonfirmasi positif virus corona.

"Pada hari Kamis tanggal 13 Agustus 2020 teRdapat tiga kasus konfirmasi di Kota Madiun yang dinyatakan sembuh. Yakni, kasus nomor 23, 24, dan 26," ujar Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Diskominfo Kota Madiun, Noor Aflah dalam keterangannya di Madiun, Kamis malam.

Sesuai data, tiga pasien warga Kota Madiun yang sembuh dari COVID-19 per hari ini adalah, pasien ke-23 berinisial AAZ seorang perempuan usia 41 tahun warga Kelurahan Nambangan Kidul.

Baca juga: 1.958 pasien positif COVID-19 di Papua telah sembuh

Yang bersangkutan terkonfirmasi positif tanggal 22 Juli setelah kontak erat dengan kasus nomor 19 yang juga warga Kelurahan Nambangan Kidul.

Kemudian pasien sembuh lainnya adalah pasien ke-24 berinisial DLS seorang laki-laki 18 tahun warga Kelurahan Manguharjo. DLS merupakan kontak erat kasus nomor 22 yang merupakan warga Kelurahan Demangan. Ia terkonfirmasi positif tanggal 22 Juli 2020.

Sedang, kasus sembuh nomor 26 berinisial SY (71) berjenis kelamin perempuan warga Kelurahan Pilangbango. Ia terkonfirmasi COVID-19 pada 24 Juli.

Adapun kepastian tambahan pasien COVID-19 yang sembuh tersebut berdasarkan hasil tes usap yang diketahui negatif selama dua kali berturut-turut dari pihak berwenang. Pihaknya berharap, kasus kesembuhan COVID-19 di Kota Madiun terus bertambah.

Aflah menambahkan, selain penambahan pasien sembuh, Kota Madiun juga terdapat tambahan satu kasus konfirmasi baru. Satu kasus tambahan tersebut terdaftar sebagai pasien ke-43. Yakni, berinisial D seorang laki-laki berusia 43 tahun warga Kelurahan Josenan.

Baca juga: Positif COVID-19 di Indonesia bertambah 1.942, sembuh 2.088 orang

Hasil penelusuran petugas, D merupakan kontak satu ruangan dengan kasus konfirmasi nomor 39. D mengeluh demam dan batuk sekitar dua minggu lalu. Yang bersangkutan lalu melakukan pemeriksaan kesehatan ke klinik dan disarankan untuk rontgen.

Hasil rontgen menunjukkan adanya pneumonia (radang paru-paru). Karenanya, D dinyatakan sebagai "suspek" dan dilakukan tes swab pada 4 Agustus lalu. Hasilnya, D terkonfirmasi COVID-19 berdasar hasil swab yang keluar pada 11 Agustus.

"Pasien D menjalani isolasi di rumah sakit rujukan di Kabupaten Madiun," kata dia.

Dalam kasus D, petugas menemukan ada 11 orang yang kontak erat. Mulai keluarga serumah hingga kolega yang sering berkunjung saat yang bersangkutan sakit. Kontak erat telah dilakukan swab, Kamis (13/8) di RSUD Kota Madiun dan menunggu hasilnya.

Kontak erat D juga ada yang mengeluh demam, batuk, maupun pusing. Sebelas kontak erat tersebut diberikan edukasi untuk isolasi mandiri dan datang ke puskesmas jika muncul keluhan sambil menunggu hasil swab ke luar.

Dengan sembuhnya tiga orang dan bertambahnya satu pasien terkonfirmasi positif, maka jumlah warga terkonfirmasi positif di wilayah Kota Madiun menjadi 43 orang. Dari jumlah tersebut terdapat 23 orang sembuh, satu orang meninggal dunia, 10 pasien masih dalam perawatan, dan sembilan orang menjalankan isolasi mandiri di rumah.

Baca juga: Tiga pasien COVID-19 di Nagan Raya Aceh sembuh
Baca juga: Kasus COVID-19 di Batam bertambah 7
Pewarta : Louis Rika Stevani
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020