Satu korban tenggelam di Pantai Goa Cemara Bantul ditemukan meninggal

Satu korban tenggelam di Pantai Goa Cemara Bantul ditemukan meninggal

Satu korban tenggelam di Pantai Goa Cemara ditemukan dalam kondisi meninggal di wilayah Pantai Pandansimo Bantul, DIY (Foto Humas Basarnas Yogyakarta)

Bantul (ANTARA) - Satu korban tenggelam akibat terseret ombak di Pantai Goa Cemara Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis (6/8), ditemukan pada Jumat malam dalam kondisi meninggal dunia.

Jasad korban ditemukan di wilayah Pantai Pandansimo yang berjarak sekitar lima kilometer arah barat dari lokasi kecelakaan laut itu.

"Melaporkan, pada pukul 19.10 WIB telah ditemukan mayat jenis kelamin laki-laki berumur kurang lebih delapan tahun, lokasi selatan tambak udang Pantai Pandansimo Bantul," kata Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah IV Bantul Dwi Rias Pamuji dalam keterangan resmi di Bantul, Jumat malam.

Baca juga: Lima korban tenggelam di Pantai Goa Cemara Bantul belum ditemukan

Menurut dia, sudah dipastikan bahwa korban tersebut atas nama Muhammad Zafir Zakir Alfarizi (8), putra Bapak Joko Widodo warga Cemoro, Tempel, Kabupaten Sleman, DIY. Korban ini salah satu dari lima orang termasuk Joko yang dilaporkan terseret ombak pada Kamis (6/8) pagi.

Dia menyebutkan ada lima orang saksi dalam penemuan korban, yaitu Paino (38) seorang nelayan warga Gadingsari Sanden Bantul, dan Dwi Rias Pamuji (Koordinator SAR Bantul), Heriyanto (28) anggota SAR Satlinmas Wilayah IV, Hariyono (49) anggota TNI AL, dan Triwidodo (36) personel Polairud Polda DIY.

Baca juga: Kapolres Bantul imbau wisatawan pantai waspadai gelombang tinggi

Menurut dia, jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan Paino, ketika sedang menjaring di wilayah Pantai Pandansimo dengan jaring eret, namun tidak disengaja jaring tersebut menyangkut jenazah bocah itu saat jaring akan diangkat.

"Kronologinya, saat saksi ke 2, 3, 4 dan 5 sedang patroli ke arah Muara Progo, saksi dipanggil oleh penjaring eret yang hendak mengangkat jaring namun melihat mayat tersangkut jaringnya" katanya.

Setelah itu, Tim SAR Gabungan itu menuju ke lokasi penemuan korban dan membawa mayat ke Pantai Goa Cemara menggunakan mobil ambulans SAR Satlinmas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY untuk kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk identifikasi oleh Tim DVI Polda DIY.

Baca juga: Tim SAR lakukan penyisiran di Pantai Bantul cari 5 korban tenggelam

"Dengan diketemukannya satu orang korban ini, maka jumlah korban kecelakaan laut di Pantai Goa Cemara yang belum diketemukan tinggal empat orang. Operasi SAR akan dilanjutkan kembali," kata Humas Badan SAR Nasional (Basarnas) Yogyakarta Pipit Eriyanto.

Diberitakan, tujuh wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Pantai Gua Cemara pada Kamis (6/8) sekitar pukul 09.30 WIB dilaporkan terseret gelombang pantai, dua orang telah ditemukan dan kemudian meninggal di rumah sakit, sementara lima orang dalam pencarian Tim SAR Gabungan.

Baca juga: Kapolres sebut tujuh korban terseret ombak Pantai Bantul dua keluarga
Pewarta : Hery Sidik
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020