Menteri Teten Masduki apresiasi konsep "Dapur Bersama GoFood"

Menteri Teten Masduki apresiasi konsep

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki (kedua kiri) saat meninjau lokasi "Dapur Bersama GoFood" di Bintaro, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2020). (ANTARA/Yogi Rachman)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki memberikan apresiasi terhadap konsep "Dapur Bersama GoFood" yang bertujuan untuk mengembangkan para pelaku UMKM.

Dalam tinjauannya ke "Dapur Bersama GoFood" yang berada di Bintaro, Jakarta Selatan, Kamis, Teten Masduki mengatakan konsep "Dapur Bersama" juga sejalan dengan ide "Rumah Produksi Bersama" dari Kemenkop dan UKM dalam meningkatkan daya saing pelaku UMKM.

"Ini sebenarnya konsep 'Dapur Bersama' ini memang juga sejalan dengan konsep 'Rumah Produksi Bersama' yang kami gagas. Saya lihat tadi alat produksinya relatif sudah modern, peralatan masak juga sudah standar. Kesehatannya dan kebersihannya juga," kata Teten Masduki.

Teten Masduki juga sempat berbincang dengan para merchant atau pelaku UMKM yang tergabung dalam "Dapur Bersama GoFood" di Bintaro. Para pelaku usaha tersebut mengatakan kepada Teten sangat terbantu dengan adanya program pembinaan UMKM seperti yang dilakukan "Dapur Bersama".

Baca juga: Telah mendunia, GoFood usung konsep Cloud Kitchen demi akselerasi UMKM

Baca juga: Ojek "online" mulai terapkan layanan tanpa kontak langsung


"UMKM kalau perorangan kan enggak mungkin dapat. Enggak bisa punya tempat yang bagus, mudah diakses, secara produksi lebih higienis, peralatan yang modern sehingga lebih efisien. Kualitas produk juga bisa ditingkatkan dan lebih terjamin," ujar Teten Masduki.

"Jadi ini bukan hanya menyediakan tempat dan peralatan modern tapi juga ada pembimbingan bagaimana mereka meningkatkan kualitas produk sesuai dengan permintaan market," sambung dia.

Sementara itu, Co-CEO Gojek Andre Soelistyo mengatakan bahwa kehadiran "Dapur Bersama GoFood" memberikan efisiensi tak hanya bagi pelaku usaha tapi juga para konsumen yang ingin membeli produk UMKM tersebut.

"Secara efisiensi sangat tinggi sekali apalagi secara supply chain juga sudah terhubung. Kita juga sharing data intelligence. Misalnya daerah sini yang ramai apa. Sehingga data tersebut untuk UMKM bisa lihat daerah mana yang demand lebih gede. Itu bisa membantu supaya tepat sasaran," ujar Andre.

Andre mengatakan saat ini sudah ada 27 "Dapur Bersama GoFood" yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Bandung, dan Medan.

Dia menargetkan dalam setahun ini akan ada total 100 "Dapur Bersama GoFood" di beberapa kota lainnya lagi.

Baca juga: GoFood manfaatkan "Dapur Bersama" untuk bantu lebih banyak UMKM

Baca juga: GoFood catat peningkatan transaksi 20 persen pada masa pandemi

Baca juga: Menkop Teten Masduki dorong pelaku UMKM manfaatkan platform digital
Pewarta : Yogi Rachman
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020