Polda Jatim bentuk Satgas Nusantara amankan Pilkada 2020

Polda Jatim bentuk Satgas Nusantara amankan Pilkada 2020

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol M Fadil Imran (tengah) usai melakukan audensi dengan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim di Mapolda setempat, Senin (6/7/2020). (ANTARA Jatim/Bidhumas Polda Jatim/WI)

Surabaya (ANTARA) - Kepolisian Daerah Jawa Timur membentuk Satgas Nusantara untuk menciptakan suasana aman dan damai pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di wilayah setempat pada 9 Desember 2020.

"Pengamanan pilkada di Jatim dipimpin langsung oleh Wakapolda Jatim dengan membentuk Satgas Nusantara. Ini dilakukan agar tidak ada gangguan kamtibmas saat giat berlangsung," ujar Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran saat audensi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim di Mapolda setempat, Senin.

Perwira tinggi bintang dua itu mengatakan bahwa audiensi bersama dengan KPU Jatim ini penting agar tahapan berjalan baik.

Baca juga: Ketua Bawaslu RI ingatkan petahana tak politisasi bantuan COVID-19

Meski pelaksanaan pilkada di Jatim kurang empat bulan, kata dia, namun semua harus disiapkan agar pada waktunya nanti bisa berjalan dengan baik, aman dan damai.

Selain itu, pilkada di Jatim yang dilaksanakan di 19 kabupaten/kota dengan rincian tiga pemilihan wali kota dan 16 pemilihan bupati harus benar-benar dikawal.

Di Jatim total ada 19 kabupaten/kota akan menggelar pilkada serentak yang dijadwalkan pada 9 Desember 2020.

Sebanyak 19 kabupaten/kota itu, yakni Kota Surabaya, Blitar, Pasuruan, Kabupaten Sumenep, Trenggalek, Banyuwangi, Blitar, Malang, Ngawi, Mojokerto, Tuban, Lamongan, Ponorogo, Pacitan, Sidoarjo, Jember, Situbondo, Gresik dan Kediri.

"Kami Polda Jatim siap mengamankan jalannya pilkada. Kapolres jajaran juga membantu penuh mulai tahapan pemilihan hingga pencoblosan," ucapnya.

Baca juga: Mendagri minta pemda segera cairkan anggaran Pilkada 2020

Sementara itu, Ketua KPU Jatim Choirul Anan menyebutkan bahwa sampai saat ini KPU Jatim juga telah melakukan beberapa tahapan pilkada, mulai dari pembentukan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan menyiapkan alat pelindung diri (APD) bagi anggota KPU maupun KPPS.

"Kami sudah melaksanakan tahapan persiapan pilkada, mulai dari pembentukan KPPS, anggaran, bahkan persiapan tes cepat bagi komisioner KPU baik provinsi maupun kabupaten/kota," ujarnya.
Pewarta : Fiqih Arfani/Willy Irawan
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020