BPJamsostek beri donasi perlindungan PMI DKI Jakarta lawan pandemi

BPJamsostek beri donasi perlindungan PMI  DKI Jakarta lawan pandemi

Petugas pelayanan berkomunikasi dengan Peserta BPJamsostek secara daring di Kantor Cabang BPJamsostek Salemba, Jakarta, Kamis (25/6/2020). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nz

Jakarta (ANTARA) - BPJamsostek sebagai penyelenggara Jaminan Sosial memberikan donasi bantuan perlindungan kepada Relawan PMI di Wilayah DKI Jakarta dan Pulau Seribu yang terdampak besar pandemi virus Covid-19.

"Mudah-mudahan donasi bantuan perlindungan JKK dan JKM selama 3 bulan ini dapat berguna bagi PMI terutama bagi teman teman relawan,” kata Kepala Cabang BPJamsostek Jakarta Salemba M.Izaddin kepada Antara di Jakarta, Rabu.

BPJamsostek juga telah dan terus menyalurkan bantuan hingga Rp300 miliar untuk masker, APD, Sembako, pelatihan vokasional untuk masyarakat pekerja melalui seluruh kantor cabang.

Sementara itu, Plt Ketua PMI DKI Jakarta Muhammad Muas berharap donasi dapat berlanjut tidak berhenti sampai pandemi Covid-19 terselesaikan, karena kekuatan PMI adalah para relawan yang bergerak dibidang kemanusiaan.

Sebelumnya, Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Mohammad Aris wafat usai bertugas menjalankan misi kemanusiaan membantu penanggulangan COVID-19 dan menambah daftar relawan yang gugur di masa pandemi ini.

Informasi yang dihimpun, setelah meminta pijat kepada istrinya dan menenggak obat, almarhum kemudian tidak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia. Diduga kematian pejuang kemanusiaan ini akibat serangan jantung.

Seperti diketahui pada masa pandemi, relawan organisasi kemanusiaan ini harus bekerja ekstra untuk membantu pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19, ini dilakukan agar Indonesia bisa segera pulih.

Baca juga: BPJAMSOSTEK bantu sembako warga Minahasa-Sulut terdampak COVID-19

Baca juga: BPJAMSOSTEK bantu masker sukseskan PSBB transisi COVID-19 di Jakarta

Baca juga: BPJAMSOSTEK salurkan bantuan untuk tenaga kerja terdampak COVID-19

 

Pewarta : Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020