BPBD Rejang Lebong upayakan penanganan banjir musiman

BPBD Rejang Lebong upayakan penanganan banjir musiman

Banjir yang melanda Kota Curup pada Selasa (23/6), akibat meluapnya Sungai Air Putih dan Sungai Air Duku di wilayah itu.( Foto Istimewa)

Rejang Lebong (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, saat ini tengah mengupayakan penanganan banjir musiman yang kerap melanda kecamatan dalam perkotaan di daerah itu sejak beberapa tahun belakangan.

Kepala Pelaksana BPD Rejang Lebong, M Budianto di Rejang Lebong, Kamis, mengatakan hujan deras yang terjadi Senin dan Selasa (23-24/6) telah mengakibatkan sejumlah lokasi di wilayah Kota Curup terendam banjir akibat meluapnya Sungai Air Putih dan Sungai Air Duku, banjir serupa juga terjadi pada 23 April 2020 lalu yang menyebabkan kerugian hingga Rp1,5 miliar.

"Banjir ini kembali terjadi setelah tanggal 23 April 2020 lalu, di mana banjir ini menimpa ratusan rumah warga di Kecamatan Curup yang dilintasi Sungai Air Putih dan Sungai Air Duku," kata dia.

Dia menambahkan banjir yang terjadi tersebut selain menyebabkan rumah warga dan lahan pertanian yang terdampak juga menyebabkan satu unit jembatan terputus penghubung menuju ke perkebunan terputus, kendati demikian banjir ini tidak memakan korban jiwa.

Baca juga: Kerugian akibat banjir bandang mencapai Rp3,8 miliar

Baca juga: Kemarin, gempa di Papua hingga banjir bandang di Bengkulu


Untuk menangani kasus banjir di wilayah perkotaan ini pihaknya akan melakukan kajian mendalam untuk menanggulangi bencana alam ini sehingga ke depan bisa diantisipasi sehingga tidak terus terulang.

Pengkajian bersama dengan sejumlah stakeholder ini kata Budi, harus mereka lakukan bersama karena bukan hanya terkait dengan penanganan darurat saja tetapi sudah masuk kepada upaya revitalisasi aliran sungai serta kemungkinan adanya relokasi pemukiman warga yang berdiam di sekitar bantaran sungai.

Dia mengharapkan kalangan masyarakat yang berdiam di bantaran Sungai Air Duku dan Sungai Air Putih agar selalu waspada karena di wilayah itu saat ini curah hujan yang turun cukup tinggi sehingga barang-barang berharga supaya dititipkan atau disimpan ditempat yang aman agar tidak hilang atau rusak.*

Baca juga: BNPB: Enam desa di Kabupaten Seluma terendam banjir

Baca juga: PMI Kabupaten Seluma Bengkulu dikerahkan bantu korban banjir rob
Pewarta : Nur Muhamad
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020