Penerapan protokol kesehatan di pasar dipantau "Relawan COVID-19"

Penerapan protokol kesehatan di pasar dipantau

Anggota Tim Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (Relawan COVID-19) melakukan sosialisasi kebiasaan baru kepada pedagang di Pasar Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2020. (FOTO ANTARA/HO-Tim Relawan COVID-19).

Jakarta (ANTARA) - Tim Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (Relawan COVID-19) siap melakukan pemantauan perilaku para pedagang di pasar dalam menerapkan protokol kesehatan setelah penerapan normal baru.

Koordinator Relawan COVID-19 Andre Rahadian di Jakarta, Selasa mengatakan, selain itu, melalui program yang dinamakan "Pasar Tangguh" mereka juga akan memberikan edukasi dan sosialisasi kepada para pedagang terkait pelaksanaan kebiasaan baru guna mencegah penyebaran COVID-19.

"Kegiatan ini kami gelar selama 14 hari. Para relawan selain membagikan pelindung wajah (face shield) dan penyanitasi tangan (hand sanitizer), juga mengajak para pedagang dan pembeli untuk selalu mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, dan tidak mengusap wajah, terutama bagian mulut, hidung, dan mata," katanya.

Pada tahap awal, lanjutnya, Program "Pasar Tangguh" tersebut dilaksanakan di Pasar PSPT Tebet Jakarta Selatan sejak 15 Juni 2020, yang mana nantinya jika sukses akan diterapkan di pasar-pasar lain di seluruh Jakarta, bahkan nasional.

Hari pertama turun ke Pasar PSPT Tebet, lanjutnya, banyak dijumpai pedagang yang memakai masker sekadar “basa-basi” bahkan tidak segan-segan untuk melepasnya ketika kondisi pasar agak sepi.

Relawan juga mendapati banyak hal perlu dibenahi di Pasar Tebet misalnya, peletakan barang dagangan yang cenderung semrawut, mengakibatkan akses jalan menjadi sempit.

Selain itu masih terlalu banyak akses masuk ke pasar yang dibuka sehingga sulit mengontrol lalu-lintas manusia.

"Namun kini setidaknya sudah ada perbaikan konkret yang langsung dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19," kata Andre.

Menurut dia, upaya mewujudkan “Pasar Tangguh” diapresiasi banyak pihak seperti Wali Kota Jakarta Selatan yang meminta agar aksi sama dilakukan di pasar-pasar lain di Jakarta Selatan.

Beberapa donor seperti lembaga donor Australia yang memiliki Program "Siap Siaga" juga siap meniru kegiatan Tim Relawan COVID-19. Selain itu relawan dari Baznas yang siap membantu mereplikasi kegiatan serupa di tempat lain.

Tim Relawan COVID-19 juga sedang melakukan survei di Pasar Minggu dan berkoordinasi dengan pengelola pasar.

"Saat ini kami sedang mendata relawan yang berdomisili di sekitar Pasar Minggu. Pola seperti di Tebet akan kami terapkan pula di Pasar Minggu. Kemudian ke Stasiun Kereta Api Manggarai," demikian Andre Rahadian.

Baca juga: Anies tinjau Pasar Tomang Barat pastikan penerapan protokol kesehatan

Baca juga: Relawan Indonesia Bersatu salurkan bantuan sosial untuk nelayan

Baca juga: Wagub pastikan pasar di Jakarta sudah terapkan protokol kesehatan

Baca juga: Sumut kirim 38 relawan medis ke Wisma Atlet Jakarta

Baca juga: Relawan Muslim KL suplai makanan WNI terisolasi di dua flat
Pewarta : Subagyo
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020