Kemarin, TNI hadang tank Israel hingga Pimpinan DPD temui Presiden

Kemarin, TNI hadang tank Israel hingga Pimpinan DPD temui Presiden

Sejumlah purnawirawan TNI foto bersama sebelum berangkat ke Istana Bogor untuk bertemu Presiden Joko Widodo, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (19/6/2020). (ANTARA/HO-Humas Kemenko Polhukam)

Jakarta (ANTARA) - Berita-berita politik yang terjadi pada Jumat (19/6) masih menarik untuk disimak, mulai dari TNI membenarkan prajuritnya menghadang tank Israel di daerah "Blue Line" di Lebanon hingga Pimpina DPD RI menemui Presiden Joko Widodo menyampaikan hasil pengawasan lembaga tersebut.

Berikut rangkuman berita selengkapnya.

1. TNI benarkan prajuritnya hadang tank Israel di Lebanon

Komandan Pusat Misi Pasukan Perdamaian (PMPP) TNI Mayjen TNI Victor Hasudungan Simatupang membenarkan informasi bahwa prajuritnya yang dikirim untuk misi perdamaian di Lebanon menghadang tank Israel di daerah "Blue Line" yang merupakan wilayah netral.

Berikut berita selengkapnya di sini:

2. Mahfud: Presiden Jokowi sambut positif masukan purnawirawan TNI-Polri

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, menyebutkan, Presiden Joko Widodo menyambut positif masukan purnawirawan TNI-Polri salah satunya terkait RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Kehadiran RUU HIP yang merupakan inisiatif DPR di kemudian hari menimbulkan kontroversi.

Berikut berita selengkapnya di sini:

3. Erick Thohir dinilai berpeluang di Pilpres 2024 lewat poros ketiga

Direktur lembaga Indopolling, Wempy Hadir, memprediksi nama Menteri BUMN, Erick Thohir, bisa berpeluang maju dalam Pemilu 2024 melalui poros ketiga.

Berikut berita selengkapnya di sini:

4. Pimpinan DPD bertemu presiden sampaikan hasil pengawasan lembaga

Pimpinan DPD bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jumat pagi, menyampaikan beberapa pokok pikiran hasil pengawasan dan serap aspirasi DPD.

Berikut berita selengkapnya di sini:

5. Perludem kritisi tiga jadwal pemilihan pada 2024

Direktur Eksekutif Perkumpulan Pemilihan Umum dan Demokrasi (Perludem) Titi Angraini mengkritisi jadwal Pemilihan Umum Presiden RI dan pemilihan kepala daerah berlangsung serentak pada tahun 2024.

Menurut Titi, pilkada serentak itu akan membuat arah pemilihan umum nanti tidak jelas.

Berikut berita selengkapnya di sini:
Pewarta : Imam Budilaksono
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020