Pedagang takut, tes usap di pasar Kebon Jeruk akan diadakan dadakan

Pedagang takut, tes usap  di pasar Kebon Jeruk akan diadakan dadakan

Kecamatan Kebon Jeruk menggelar tes usap untuk lansia di Panti Werdha "Berea" Kedoya, Jakarta Barat, Selasa (16/5/2020). ANTARA/HO-Kecamatan Kebon Jeruk/am.

Jakarta (ANTARA) - Tes usap untuk pedagang pasar tradisional di Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat akan diadakan secara dadakan, berkaca dari batalnya pelaksanaan tes untuk pedagang Pasar Ayub.

Pelaksanaan tes usap di Pasar Ayub gagal dilaksanakan, karena pasar sepi dari aktivitas jual beli, sehingga tak dapat menyasar para pedagang.

Baca juga: Tes usap di Pasar Ayub sepi lantaran pedagang diduga ketakutan

"Ke depan rencananya akan kita jadwal tanpa pemberitahuan," kata Camat Kebon Jeruk Saumun di Jakarta, Selasa.

Saumun mengatakan, sejumlah pasar tradisional di wilayah Kebon Jeruk masih akan menjadi sasaran tes usap untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di lokasi rawan penularan virus.

Tes usap yang diselenggarakan di Pasar Ayub, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk Jakarta Barat pada Selasa pagi sepi, lantaran pedagang yang menjadi sasaran tes diduga ketakutan.

Baca juga: Pedagang Pasar Bunga Rawa Belong jalani tes usap

Kondisi tersebut membuat penyelenggaraan tes usap dipindahkan ke Panti Werdha "Berea" Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Sebelumnya, Kecamatan Kebon Jeruk telah mengadakan tes usap untuk pedagang dan pengelola pasar Pos Pengumben dan Pasar Bunga Rawa Belong.

Selain Pasar Ayub, rencananya Kecamatan Kebon Jeruk akan menjalankan sejumlah tes usap ke berbagai pasar lainnya di Kebon Jeruk selama sepekan terakhir ini.

Baca juga: Delapan pasar tradisional di Jakarta jadi sumber penularan COVID-19

Seperti di Pasar Patra di Duri Kepa, Pasar Pesing di Kedoya Utara, Pasar Darurat Green Garden di Kedoya Utara, Pasar PD Jaya di Kedoya Utara, Pasar Jalan Musyawarah di Kebon Jeruk dan Pasar Mboong di Jalan Marjuki, Kebon Jeruk.
 
Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020