Peternak ikan binaan Pertagas panen bibit patin senilai Rp7 juta/panen

Peternak ikan binaan Pertagas panen bibit patin senilai Rp7 juta/panen

Kelompok masyarakat pembudidaya ikan Serasan di Prabumulih, Sumatera Selatan binaan PT Pertamina Gas, melakukan panen bibit ikan patin, Senin (8/6/2020). ANTARA/HO-Pertagas.

Jakarta (ANTARA) - Kelompok masyarakat pembudidaya ikan di Prabumulih, Sumatera Selatan, binaan PT Pertamina Gas (Pertagas), sukses melakukan panen bibit ikan patin di tengah pandemi COVID-19.

"Alhamdulillah Kelompok Serasan, salah satu binaan kami, cukup mandiri dan berdaya di tengah pandemik. Hal ini tak lepas dari semangat dari para anggota kelompoknya," ujar Manager Communication Relations & CSR Pertagas, afiliasi PT Pertamina (Persero) dan PT PGN, Zainal Abidin di Jakarta, Senin.

Menurut Zainal Abidin dalam keterangan tertulis, selama ini pihaknya selalu memonitor dan mengevaluasi para penerima manfaat CSR perusahaan. Hal ini penting untuk memastikan para penerima manfaat CSR perusahaan tetap aktif dan semakin mandiri, terutama di saat pandemi COVID-19 saat ini.

Baca juga: KKP-FAO kerja sama produksi formula pakan ikan patin

Sementara Ketua Kelompok pembudidaya ikan Serasan di Desa Seirama, Prabumulih, Mat Yani mengatakan selama tahun 2020 ini kelompoknya bahkan sudah panen dua kali.

Permintaan bibit ikan patin saat ini, menurut dia,  masih cukup tinggi, sehingga seluruh hasil panen yang dilakukan oleh kelompoknya langsung terserap oleh pasar.

"Rata-rata yang membeli sudah pernah membeli di kita. Mereka juga bantu rekomendasi ke pasar lain,” jelasnya. Selain dipasarkan di Prabumulih, untuk menyerap hasil produksi, Kelompok Serasan juga memperluas pemasaran mereka ke wilayah Muara Enim hingga Lahat.

Dalam satu kali panen, kelompok yang beranggotakan 15 orang ini mampu memanen 2.000 bibit ikan patin selama tiga bulan terakhir. Jika dirupiahkan, setidaknya uang sebesar Rp7 juta berhasil mereka dapatkan.

Selain memanen bibit ikan patin, kelompok Serasan juga berhasil memanen ikan patin siap konsumsi. "Totalnya sampai 250 kilogram. Alhamdulillah bisa dapat hasil sampai Rp4 juta," paparnya.

Baca juga: KKP gandeng UNIDO buat pelatihan pembenihan ikan patin dan lele

 
Pewarta : Faisal Yunianto
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020