Kementan dukung pengembangan 10.000 hektare jagung di NTT

Kementan dukung pengembangan 10.000 hektare jagung di NTT

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengemudi tractor saat melakukan penanaman jagung di Desa Manusak, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jumat (29/5/2020). (Antara/HO-Humas Pemkab Kupang/Jhon Humau.)

Kupang (ANTARA) -
Kementerian Pertanian mendukung penuh rencana Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mengembangkan tanaman jagung seluas 10.000 hektare di 16 kabupaten di provinsi berbasis kepulauan ini.

"Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mendukung penuh gagasan Pemda NTT untuk mengembangkan tanaman jagung di 16 kabupaten itu," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu kepada wartawan di Kupang, Jumat.

Ia mengatakan, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat telah menyampaikan gagasan itu kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat melakukan penanaman jagung di Desa Manusak, Kabupaten Kupang.

Baca juga: Balitbangtan salurkan benih jagung toleran kekeringan ke NTT

Marius mengatakan, Mentan Syahrul Yasin Limpo mendukung rencana pengembangan tanaman jagung di atas lahan 10.000 haktare dengan menyiapkan bantuan pembangunan sumur bor dan traktor.

"Rencana pengembangan tanam jagung di 16 kabupaten itu akan dilakukan dalam 100 hari ke depan," tegasnya.

Pemerintah NTT berharap, 16 kabupaten yang dijadikan sebagai lokasi pengembangan tanaman jagung untuk menyiapkan lahan sehingga program pengembangan jagung dalam jumlah besar itu berlangsung dengan sukses.

Baca juga: NTT alokasikan anggaran Rp25 miliar kembangkan jagung 10.000 hektare

Dikatakannya, pengembangan 10.000 hektare tanaman jagung itu sebagai upaya pemerintah NTT meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di daerah ini. 

 
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020