Dewan Pers resmikan Pewarta Foto Indonesia sebagai konstituen baru

Dewan Pers resmikan Pewarta Foto Indonesia sebagai konstituen baru

Audiensi dalam jaringan Dewan Pers dan PFI di Jakarta, Selasa, (12/5/2020). (ANTARA/HO/PFI)

Jakarta (ANTARA) - Dewa Pers meresmikan organisasi Pewarta Foto Indonesia (PFI) sebagai konstituen baru organisasi wartawan yang terverifikasi.

Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh, di Jakarta, Selasa, menyambut bergabungnya PFI sebagai keluarga baru di Dewan Pers dan mengibaratkan organisasi itu bisa menjadi spektrum penyempurna Dewan Pers.

"Jadi ibarat cahaya, (PFI) ini sebagai cahaya putih dengan tingkat clarity paling tinggi, cahaya yang paling terang, dan mampu memberikan pencerahan yang paling kuat," kata dia.

Kemudian, dia berpesan kepada pengurus PFI Pusat 2019-2022 agar dapat menjaga soal kaderisasi organisasi.

"Mohon betul untuk kaderisasi, terutama dari aspek forensik (hukum), agar bisa menjadi judge dalam sebuah perselisihan, persoalan dan komplain yang terkait gambar (foto jurnalistik)," katanya pula.
Baca juga: Hari Kebebasan Pers, Dewan Pers ajak pers jalankan kontrol sosial

M Nuh menjelaskan PFI menjadi konstituen termuda dengan SK Dewan Pers Nomor 19 SK-DP/III/2020 tentang hasil verifikasi organisasi wartawan Pewarta Foto Indonesia tahun 2020.

SK tersebut menjelaskan bahwa PFI telah memenuhi segala macam syarat dan kriteria organisasi wartawan sebagaimana telah diatur dalam SK Dewan Pers Nomor 04/SK-DP/III/2006 tentang Standar Organisasi Wartawan.

PFI menjadi konstituen di Dewan Pers bersama-sama tujuh organisasi lainnya, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

Kemudian, konstituen lainnya yakni Serikat Perusahaan Pers (SPS), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), dan Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI).

Ketua PFI Pusat Reno Esnir mengucapkan rasa syukur dan berterima kasih pada Dewan Pers atas diterbitkannya keputusan tersebut.

"Alhamdulillah akhirnya keringat kerja keras pengurus PFI Pusat 2019-2022 terbayar dengan diterbitkannya SK Dewan Pers, selama Januari-Maret 2020 pengurus mendata semua anggota di seluruh Indonesia sebagai persyaratan wajib konstituen Dewan Pers," kata dia.
Baca juga: Dewan Pers: Uji kompetensi wartawan lewat daring ilegal

Menurut Reno, ketika PFI sebagai konstituen di Dewan Pers akan menjadi sebuah titik awal pembaruan kinerja organisasi ke depan.

Ketua PFI yang juga jurnalis LKBN ANTARA itu mengimbau seluruh anggotanya untuk bekerja keras membangun organisasi dengan baik, dengan cara ikut andil dan berpartisipasi dalam kegiatan organisasi dan mendukung kegiatan Dewan Pers.

"Sekarang Dewan Pers dan PFI sudah satu keluarga besar, kita bantu dan sukseskan seluruh agenda Dewan Pers ke depan," kata Reno pula.

Jurnalis senior Oscar Motuloh memberikan apresiasi dan hari ditetapkannya PFI sebagai konstituen, 12 Mei merupakan hari yang sama saat awal pergerakan dibentuknya organisasi tersebut.

"Untuk dunia fotografi, hari ini (pada 1998) foto rekan kita Julian Sihombing itu menjadi sebuah awal dari pergerakan reformasi, dimana PFI juga menjadi bagiannya," ujar Oscar.
Baca juga: Perlindungan jurnalis aspek penting kemerdekaan pers di seluruh dunia

Pewarta : Boyke Ledy Watra
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020