Polisi gencarkan sosialisasi cegah COVID-19 di pasar tradisional

Polisi gencarkan sosialisasi cegah COVID-19 di pasar tradisional

Polres Mukomuko gencarkan sosialisasi cegah penyebaran dan penularan COVID-19 di pasar tradisional.(Foto Dok.Antarabengkulu.com)

Mukomuko (ANTARA) - Pihak Kepolisian Resor Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menggencarkan sosialisasi pencegahan dan penularan COVID-19 guna menambah pengetahuan masyarakat di sejumlah pasar tradisional di daerah ini.

Kapolres Mukomuko AKBP Andy Arisandi melalui Kasat Binmas Polres Mukomuko Iptu Wirmansyah dalam keterangannya di Mukomuko, Kamis, mengatakan institusinya sejak dua hari terakhir melakukan sosialisasi pencegahan dan penularan COVID-19 di dua pasar tradisional di daerah ini.

Pihak Kepolisian Resor setempat bersama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah setempat melaksanakan kegiatan sosialisasi dan imbauan tidak mudik kepada masyarakat guna mencegah penyebaran COVID-19 di daerah ini.

Baca juga: Di kota ini, pembeli tak bermasker bakal disuruh keluar dari pasar
Baca juga: Pasar daring Yogyakarta bisa diakses melalui berbagai aplikasi


Kemudian pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat di sejumlah pasar tradisional di daerah ini baik pembeli maupun pedagang selalu menggunakan masker guna mencegah penyebaran dan penularan COVID-19.

Masyarakat di pasar tradisional di daerah ini juga diminta untuk menjaga jarak (phisycal distancing) dan mencuci tangan setelah berbelanja maupun sebelum berbelanja serta tidak membawa anak ketika berbelanja di pasar tradisional.

Kapolres Mukomuko AKBP Andy Arisandi melalui Kasat Binmas Polres Mukomuko Iptu Wirmansyah mengatakan kepolisian resor setempat melaksanakan kegiatan sosialisasi terkait mudik di pasar tradisional Rabu Kecamatan XIV Koto dalam rangka menindaklanjuti Direktif Kapolri.

Dalam kesempatan itu juga kepolisian resor setempat bersama dengan pemerintah setempat juga membagikan ratusan masker kepada masyarakat yang berada di pasar tradisional di wilayah ini.

Adapun ratusan masker yg dibagikan kepada warga masyarakat di daerah ini merupakan sumbangan dari para istri anggota dewan di daerah pemilihan (Dapil) satu Kabupaten Mukomuko.

Kemudian Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah setempat juga menyediakan tempat cuci tangan di depan pintu masuk menuju lokasi pasar tradisional tersebut untuk masyarakat setempat.

Baca juga: Pasar tradisional di Bogor bisa diakses secara daring
Baca juga: Pontianak wajibkan pedagang-pengunjung pasar tradisional pakai masker
Pewarta : Ferri Aryanto
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2020