Imbauan di rumah, konsumsi LPG nonsubsidi naik 25 persen

Imbauan di rumah, konsumsi LPG nonsubsidi naik 25 persen

Pekerja melakukan pengisian tabung Bright Gas 5,5 Kg di Depot and Filling Station LPG Pertamina Plumpang, Jakarta. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.

Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III mencatat peningkatan konsumsi LPG nonsubsidi rumah tangga sebesar 25 persen di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten pada sepekan terakhir, seiring dengan imbauan bagi masyarakat untuk membatasi mobilisasi di luar rumah sebagai upaya pencegahan penularan virus COVID-19.

Unit Manager Communication & CSR MOR III Dewi Sri Utami dalam informasi tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Senin, mengatakan peningkatan konsumsi yang signifikan terjadi terhadap produk LPG nonsubsidi Bright Gas dan elpiji 12 kg.

Peningkatan terbesar yakni rata-rata 25 persen untuk wilayah Jakarta, Bogor, dan Depok. Sedangkan untuk wilayah Banten, permintaan meningkat rata-rata 24 persen.

“Adanya imbauan pemerintah agar masyarakat membatasi mobilisasi keluar rumah, bekerja, sekolah dan beribadah dari rumah, sehingga masyarakat banyak melakukan aktivitas di rumah termasuk untuk memasak. Sehingga di lapangan, tim kami tetap siap dan siaga bekerja melayani kebutuhan LPG masyarakat,” jelas Dewi.

Sebelumnya, Pertamina juga mencatat layanan pemesanan LPG nonsubsidi melalui Call Center Pertamina 135 juga mengalami kenaikan hingga 64 persen dibanding jumlah pemesanan pada bulan Februari 2020 lalu. Pemesanan melalui Pertamina Delivery Service ini merupakan layanan pesan antar produk Pertamina yakni BBM dan LPG nonsubdisi.

“Dengan adanya imbauan untuk tidak beraktivitas di luar rumah, kami menyediakan layanan pesan antar melalui Call Center 135 untuk pembelian LPG. Konsumen tidak perlu keluar rumah, cukup menyebutkan jenis produk yang akan dipesan, serta alamat antar. Produk akan diantar dari pangkalan atau agen terdekat. Petugas yang mengantar juga sudah kami bekali dengan alat pelindung diri dan alat kebersihan, seperti sarung tangan dan masker. Agar konsumen lebih aman dan nyaman,” ujarnya.

Jika konsumen ingin memesan melalui Call Center 135, harga produk untuk LPG nonsubidi yakni Rp 70 ribu untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp145 ribu untuk 12 kg. Untuk LPG, terdapat biaya pengantaran yakni Rp15 ribu/ tabung.

Dewi juga menambahkan, Pertamina memberikan promo diskon sebesar 25 persen dan gratis biaya pengiriman untuk pemesanan Bright Gas melalui Call Center 135 di wilayah Jakarta, Bogor, dan Depok.

Baca juga: Pertamina layani pesan antar BBM dan LPG ke rumah
Baca juga: Wabah COVID-19, Pertamina pastikan pasokan BBM dan LPG aman
Baca juga: Pemerintah tegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik dan harga elpiji
Pewarta : Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020