Dinkes Sumut telusuri rekan-rekan PDP corona yang meninggal di Medan

Dinkes Sumut telusuri rekan-rekan PDP corona yang meninggal di Medan

Dua petugas medis mengenakan alat pelindung diri (APD) menangani pasien yang tiba di gedung isolasi RSUP Adam Malik Medan, Selasa malam. ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus

Medan (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara menelusuri rekan-rekan pasien dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona yang meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik Medan pada Selasa (17/3) malam.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Alwi Mujahit Hasibuan di Medan, Rabu, mengatakan pencarian itu dilakukan menyusul riwayat perjalanan PDP corona yang meninggal dunia itu ke luar negeri, yakni Yerusalem dan Italia bersama rekan-rekannya.

"Saya belum begitu persis tahu, tapi mereka pulang dari Yerusalem singgah di Italia, mereka ada satu kelompok atau satu grup, itu sedang kita telusuri," katanya.

Saat ditanya apakah pasien tersebut meninggal dunia akibat positif COVID-19, Alwi mengaku pihaknya masih menunggu hasil dari Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes).

"Untuk sampel sudah dilakukan pengecekan tapi hasilnya belum keluar," ungkapnya.

Hingga saat ini, berdasarkan data yang diumumkan secara nasional, kasus COVID-19 yang terkonfirmasi positif 172 kasus dan dari jumlah itu, delapan pasien sembuh sedangkan lima orang meninggal dunia.

Baca juga: PDP COVID-19 meninggal di Medan punya riwayat perjalanan ke Israel
Baca juga: Diduga COVID-19, seorang warga diisolasi di RSUP Adam Malik Medan
Baca juga: Terkait Corona, satu warga Medan dalam pemantauan
Pewarta : Nur Aprilliana Br. Sitorus
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020