Korem 042/Gapu siagakan tenda untuk isolasi pasien

Korem 042/Gapu siagakan tenda untuk isolasi pasien

Bagian dalam tenda khusus untuk mengantisipasi pasien yang membutuhkan layanan isolasi dalam penanganan COVID-19 yang didirikan di halaman Markas Kodim 0415/ Batanghari, Minggu (15/3/2020). ANTARA/HO-Penrem Gapu

Jambi (ANTARA) - Korem 042/ Garuda Putih mendirikan dan menyiagakan tenda khusus untuk menampung pasien yang memerlukan fasilitas isolasi untuk antisipasi penyebaran COVID-19.

Danrem 042/Gapu Kolonel Arh Elphis Rudy melalui Kapenrem 042/Gapu Mayor Inf R.M. Hatta di Jambi, Minggu, menyatakan langkah itu sebagai bentuk kesiagaan TNI daerah setempat dalam memperkuat penanganan penyebaran virus itu di Provinsi Jambi.

Ia menyebutkan petunjuk Kepala Staf Angkatan Darat dan diteruskan Kodam II/Sriwijaya, ditindaklanjuti oleh Korem 042/Gapu dengan mendirikan tenda yang lengkap dengan peralatan tempat tidur serta sarana pendukung lainnya di halaman Makodim 0415/Batanghari di Kota Jambi.

"Tenda ini didirikan sebagai tempat penanganan jika terdapat pasien virus corona," katanya.

Baca juga: RSUD Sam Ratulangi siapkan empat ruang isolasi

Ia mengimbau masyarakat Provinsi Jambi untuk selalu waspada serta mengadakan antisipasi penularan virus corona di daerah itu.

Ia juga meminta warga di daerah itu tidak panik menyikapi penyebaran COVID-19,

"Segera memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat bila terjadi gejala COVID-19, seperti deman, batuk, dan sakit tenggorokan," katanya.

Ia juga berpesan kepada warga untuk tetap menjaga kesehatan serta menghindari sementara tempat keramaian yang menjadi tempat berkumpul masyarakat.

"Dan apabila itu terpaksa, gunakan masker dalam mengantisipasi virus corona tersebut. Jangan lupa cuci tangan sebelum maupun setelah beraktivitas di luar rumah dengan sabun antiseptik serta selalu berdoa memohon keselamatan," kata dia.

Baca juga: Pemkot Bandung siapkan ruang isolasi tambahan antisipasi corona
Baca juga: Ruang isolasi COVID-19 RS Persahabatan dinilai tak tularkan virus
Pewarta : Syarif Abdullah dan Dodi Saputra
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020