Petugas hadapi kendala padamkan kebakaran 9,5 hektare di Aceh Selatan

Petugas hadapi kendala padamkan kebakaran 9,5 hektare di Aceh Selatan

Sejumlah petugas termasuk masyarakat setempat sedang mengupayakan pemadaman api yang membakar 9,5 hektare di Aceh Selatan, Sabtu (14/3/2020). ANTARA/HO BPBD Aceh Selatan/am.

Banda Aceh (ANTARA) - Badan Pengulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan menyebut, puluhan petugas menghadapi kendala memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sekitar 9,5 hektare di wilayah setempat.

"Kekurangan alat transportasi, penambahan mesin pompa, selang, dan pasukan tambahan dari damkar (pemadam kebakaran)," terang Kepada Pelaksana BPBA, Sunawardi di Banda Aceh, Ahad.

Baca juga: Polres Aceh Jaya amankan tiga warga terkait karhutla

Ia mengaku, berbagai kekurangan peralatan dan personel tersebut berdasarkan hasil evaluasi pihaknya usai BPBD setempat dibantu unsur TNI/Polri, Petugas Kesatuan Pengelolaan Hutan (PKPH), Polisi Kehutanan (Polhut), dan Masyarakat Peduli Api (MPA) melakukan pemadaman karhutla langsung di lapangan.

BPBD Aceh Selatan mengerahkan beberapa mobil di Pos Damkar 05 Bakongan untuk memadamkan karhutla di dua kecamatan, yakni Bakongan dan Trumon Timur, Aceh Selatan, Sabtu (14/3).

Akibat kebakaran hutan dan lahan terjadi di empat desa, yaitu Ujong Mangki total seluas tujuh hektare dan Drien yang masih dalam pemantauan di Bakongan, serta Jamboe Dalem sekitar 1,5 hektare dan Ie Meudahma satu hektare di Trumon Timur.

"Dari empat desa yang terbakar, tiga desa di antaranya telah padam kemarin. Cuma di Desa Drien, petugas pemadam di lapangan dikabarkan hingga kini masih terus di pantau," katanya.

Baca juga: Indikasi karhutla, BMKG nyatakan 35 titik panas terpantau di Aceh

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Blang Bintang di Aceh Besar menyatakan, 35 titik panas terpantau satelit yang mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Aceh.

"Ya, pagi ini total ada 35 titik panas. Jumlah itu, melonjak dibanding kemarin 19 titik di Aceh," ucap Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Blang Bintang, Zakaria Ahmad.

Ia menyebutkan, ke-35 titik panas tersebut terkonsentrasi pada tujuh kabupaten/kota di Aceh yang meliputi sebagian besar titik di wilayah barat-selatan, lalu diikuti utara-timur, dan tengah di daerah dataran tinggi Aceh.

Di wilayah barat-selatan, terangnya, ada 18 titik panas di antaranya, yang terdiri dari 14 titik di Aceh Selatan meliputi tiga kecamatan, yakni Bakongan sembilan titik, Kluet Selatan tiga titik, dan Trumon Timur dua titik.

Kemudian empat titik panas di Sulubussalam pada dua kecamatan, yaitu Rundeng tiga titik, dan Simpang Kiri satu titik.

Baca juga: Prajurit TNI maksimalkan pemadaman kebakaran gambut di Aceh Jaya
Baca juga: 20 Hektare lahan milik warga terbakar di Nagan Raya Aceh
Baca juga: BPBD: Enam hektare lahan terbakar di Bener Meriah-Aceh
Pewarta : Muhammad Said
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020