Kemensos percepat penanggulangan bencana gempa di Sukabumi

Kemensos percepat penanggulangan bencana gempa di Sukabumi

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos RI Rachmat Koesnadi saat mengunjungi korban gempa dan menyerahkan bantuan secara simbolis di Kampung Nanggerang, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Kamis, (12/3/2020). ANTARA/Aditya Rohman

Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Kementerian Sosial (Kemkensos) RI mempercepat penanggulangan bencana gempa di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dengan mengirimkan seribuan paket bantuan untuk korban yang tersebar di lima kecamatan.

"Bantuan yang kami salurkan ini bertujuan untuk meringankan korban gempa, apalagi seperti diketahui dampak bencana ini menyebabkan ratusan rumah di Sukabumi rusak dan banyak warga yang harus mengungsi," kata Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos RI Rachmat Koesnadi saat mengunjungi korban gempa di Kampung Nanggerang, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Kamis.

Adapun bantuan sementara yang diberikan Kemensos tersebut berupa seribu paket sembako, makanan siap saji, tenda, perlengkapan tidur dan lainnya untuk segera disalurkan kepada korban.

Baca juga: Korban gempa Sukabumi terobos reruntuhan rumah untuk selamatkan diri
Baca juga: Ratusan personel keamanan disiagakan di lokasi terdampak gempa


Lanjut dia, untuk tahap pertama ini Kemensos juga memberikan bantuan senilai Rp300 juta dan sebelumnya pihaknya juga sudah mendistribusikan ke sejumlah pemerintah provinsi dan kabupaten maupun kota.

Dalam penanggulangan bencana ini pihaknya juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, sehingga saat masa pemulihan nantinya bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan warga dan tepat sasaran.

"Bantuan tahap berikutnya akan kami segera salurkan dan berharap dalam waktu dekat data valid khususnya jumlah korban dan bangunan rusak bisa terverifikasi, ini kaitannya dengan bantuan yang akan didistribusikan nanti," tambahnya.

Rachmat mengatakan dampak gempa berkekuatan 4,9 Skala Richter (SR) yang terjadi pada Selasa, (10/3) sekitar pukul 17.17 WIB dengan pusat gempa di wilayah Kabupaten Sukabumi, ternyata dampaknya juga dirasakan oleh sebagian warga Bogor.

Maka dari itu, untuk bantuan darurat ini selain makanan pihaknya juga memfokuskan perlengkapan tidur dan tenda, agar warga yang kehilangan rumahnya seperti rusak berat maupun ambruk bisa mengungsi di tempat yang lebih layak apalagi saat ini musim hujan.

Baca juga: Korban gempa takut pulang ke rumah
Baca juga: Data sementara, 547 rumah rusak akibat gempa Sukabumi, sebut BPBD
Baca juga: Bupati: 664 rumah di Bogor rusak akibat gempa Sukabumi
Pewarta : Aditia Aulia Rohman
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020