Mary Kay Inc. bermitra dengan SPICE untuk ikut membentuk masa depan kemasan berkelanjutan

Mary Kay Inc. bermitra dengan SPICE untuk ikut membentuk masa depan kemasan berkelanjutan

Pusat Manufaktur/Litbang Richard R. Rogers (R3). (Antara/BUSINESS WIRE)

DALLAS--(Antara/BUSINESS WIRE)-- Mary Kay Inc., pemimpin industri kosmetik dalam tanggung jawab perusahaan dan sosial, hari ini mengumumkan telah bergabung dengan Sustainable Packaging Initiative for Cosmetics (SPICE) bersama dengan 17 organisasi anggota saat ini termasuk Hermes, Chanel, Coty, Estee Lauder, dan lain-lain untuk memandu kebijakan kemasan berkelanjutan, mendorong inovasi kemasan, dan memenuhi ekspektasi para konsumen dalam memahami kinerja lingkungan produk.

Untuk melihat rilis pers multimedia selengkapnya, klik di sini: https://www.businesswire.com/news/home/20200228005099/en/

Di Mary Kay, kami merasa bahwa pink adalah hijau yang baru, kata Keith Learn selaku Wakil Presiden Pengembangan Pengadaan dan Pemasok Mary Kay. Bersama dengan SPICE dan para pemimpin industri lainnya, Mary Kay dengan tegas berkomitmen untuk membangun masa depan yang lebih sehat, lebih hijau, dan lebih berkelanjutan untuk generasi yang akan datang.

Didirikan salah satunya oleh LOral dan Quantis pada tahun 2018, SPICE akan mengembangkan dan menerbitkan metodologi berorientasi bisnis dan data untuk mendukung pengambilan keputusan ulet untuk meningkatkan kinerja lingkungan dari seluruh rantai nilai kemasan. Pengembangan ini akan menjadi hasil dari sesi kerja kolektif di mana para anggota akan berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk kepentingan inisiatif dan nantinya untuk pencapaian kemasan kosmetik keberlanjutan dalam skala besar.

Bergabung dengan SPICE hanya merupakan serangkaian langkah terbaru yang diambil Mary Kay untuk melanjutkan komitmen keberlanjutannya, Pada tahun 2018, perusahaan membuka Pusat Manufaktur/Litbang Richard R. Rogers di Lewisville, Texas, yang berfungsi sebagai Nol Pemborosan untuk untuk fasilitas TPA dan dianugerahi sertifikasi LEED Silver yang diinginkan. LEED atau Leadership in Energy and Environmental Design, merupakan sistem peringkat bangunan hijau yang paling banyak digunakan di dunia yang dikembangkan oleh U.S. Green Building Council (USGBC). Sertifikasi LEED dihadiahkan untuk proyek-proyek yang dirancang, dikonstruksi, dipelihara dan dioperasikan menggunakan praktik yang sehat, sangat efisien dan berkelanjutan. Ini menandai lokasi kedua Mary Kay yang menerima sertifikasi LEED. Pada tahun 2017, kantor Mary Kay Tiongkok di Shanghai menerima sertifikasi Emas LEED untuk kepemimpinan bangunan hijau dan keunggulan dalam keberlanjutan.

Tentang Mary Kay

Salah satu pelopor yang dapat menembus jenjang manajemen yang lebih tinggi, Mary Kay Ash mendirikan perusahaan kecantikannya lebih dari 56 tahun yang lalu dengan tiga tujuan: mengembangkan peluang yang berharga bagi wanita, menawarkan produk-produk yang sangat menarik dan menjadikan dunia tempat yang lebih baik. Impian itu telah berkembang menjadi perusahaan bernilai miliaran dolar dengan jutaan anggota tenaga penjualan independen di hampir 40 negara. Mary Kay didedikasikan untuk berinvestasi dalam ilmu di balik kecantikan dan untuk memproduksi perawatan kulit mutakhir, kosmetik warna, suplemen nutrisi dan wewangian. Mary Kay berkomitmen untuk memberdayakan perempuan dan keluarga mereka dengan bermitra dengan organisasi-organisasi dari seluruh dunia, dengan fokus mendukung penelitian kanker, melindungi para penyintas dari kekerasan dalam rumah tangga, memperindah komunitas kita, dan mendorong anak-anak untuk mewujudkan impian mereka. Visi asli Mary Kay Ash terus bersinar satu lipstik pada satu waktu. Pelajari lebih lanjut di MaryKay.com.

Baca versi aslinya di businesswire.com: https://www.businesswire.com/news/home/20200228005099/en/

Kontak

Komunikasi Korporat Mary Kay Inc.
marykay.com/newsroom
972.687.5332 atau media@mkcorp.com

Sumber: Mary Kay

Pengumuman ini dianggap sah dan berwenang hanya dalam versi bahasa aslinya. Terjemahan-terjemahan disediakan hanya sebagai alat bantu, dan harus dengan penunjukan ke bahasa asli teksnya, yang adalah satu-satunya versi yang dimaksudkan untuk mempunyai kekuatan hukum.

Pewarta : PR Wire
Editor: PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2020