Lima titik api di kawasan barat dan selatan Aceh terdeteksi BMKG

Lima titik api di kawasan barat dan selatan Aceh terdeteksi BMKG

Petugas Stasiun BMKG Meulaboh-Nagan Raya mengecek kondisi cuaca melalui pencitraan satelit sebagai dampak kebakaran lahan di Nagan Raya, Provinsi Aceh, Kamis (27/2/2020). (FOTO ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

Meulaboh, Aceh (ANTARA) - Badan Metreologi, Klimetologi Dan Geofisika (BMKG) Meulaboh-Nagan Raya mendeteksi adanya lima titik api di sejumlah kabupaten/kota di daerah di barat dan selatan Provinsi Aceh, Kamis.

“Adapun sebaran lima titik api tersebut masing-masing berada di Kabupaten Aceh Singkil satu titik, Aceh Selatan dua titik serta Kabupaten Aceh Jaya ada dua titik,” kata prakirawan Stasiun BMKG Meulaboh-Nagan Raya, Yoga Ma'ruf di Meulaboh, Kamis

Menurut dia titik api tersebut terpantau lewat Satelit Terra Aqua dan Suomi NPP sejak dua hari terakhir.

Sedangkan sebaran api di Kabupaten Aceh Selatan, kata dia, masing-masing berlokasi di Kecamatan Kluet Utara dengan bentang alam pada bujur 97.3586, dan lintang 3.1913 dan tingkat kepercayaan 71 persen, serta pada bentang alam pada Bujur 97.3496 dan lintang 3.1900 dengan tingkat kepercayaan 78 persen.

Di Kabupaten Aceh Jaya, titik api tersebut berlokasi di kawasan Kecamatan Jaya, pada bentang alam pada bujur 95.4293 dan lintang 4.1329 dengan tingkat kepercayaan sekitar 56 persen.

Sedangkan di Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya berada pada bujur 95.7959 dengan lintang 4.5796 dengan tingkat kepercayaan 78 persen.

Untuk Kabupaten Aceh Singkil terdapat di Kecamatan Danau Paris dan berada pada bujur 98.1404, dengan lintang 2.2076 dan tingkat kepercayaan 70 persen, demikian Yoga Ma'ruf.

Baca juga: Berpotensi karhutla, BMKG deteksi 24 titik panas di wilayah Aceh

Baca juga: BMKG: 16 titik panas muncul di wilayah Aceh

Baca juga: 12 titik panas terpantau satelit di Aceh
Pewarta : Teuku Dedi Iskandar
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020