Semua tambang liar di Jawa Barat harus dibubarkan

Semua tambang liar di Jawa Barat harus dibubarkan

Tim gabungan TNI-Polri bersama aparat terkait menutup lubang tambang emas saat operasi penertiban penambang emas tanpa izin (PETI) di Kampung Cipanganten, Gunung Pongkor, Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/1/2020). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.

Bandung (ANTARA) - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, menginstruksikan seluruh wakil bupati dan wakil wali kota se-Jawa Barat untuk menutup semua aktivitas pertambangan ilegal di daerah masing-masing.

Ia mengatakan, itu bentuk ketegasan pemerintah Provinsi Jawa Barat memberantas penambangan liar alias ilegal di sana. 

Baca juga: Ada 417 tambang liar di Jawa Barat

"Yang tidak memiliki izin, tutup segera," ujar dia, pada rapat koordinasi pemerintahan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat

Semua wakil bupati dan wakil wali kota hadir pada rapat koordinasi ini. Ia berujar pertambangan yang belum tertib secara administrasi maupun tata cara pertambangan bisa merusak lingkungan sekaligus merugikan masyarakat.

Baca juga: Walhi desak pemerintah tindak perusahaan lakukan pelanggaran

Teranyar, dia menemukan puluhan perusahaan tambang yang beroperasi secara ilegal saat melakukan sidak di lokasi galian pasir di kaki Gunung Tampomas Kabupaten Sumedang pada 2 Februari lalu.

"Masih banyak yang belum tertib dan menyalahi tata cara penambangan sehingga terjadi dampak lingkungan yang merugikan masyarakat. Dan ini (tutup tambang ilegal) juga merupakan arahan langsung dari Bapak Presiden," ucap dia. 

Aktivitas tambang ilegal ini pun disinyalir menjadi salah satu penyebab terjadinya bencana longsor dan banjir di Jabar. Sehingga pemerintah wajib menindak dengan tegas para penambang ilegal itu.
Pewarta : Ajat Sudrajat
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2020