Kemendikbud : Dunia pendidikan harus memperhatikan peradaban manusia

Kemendikbud : Dunia pendidikan harus memperhatikan peradaban manusia

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ainun Na'im saat menandatangani dokumen pada pelantikan sejumlah pejabat di Jakarta, Jumat. (ANTARA/HO-Dok pri)

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Ainun Naim mengatakan dunia pendidikan, harus mengikuti perkembangan zaman dan memperhatikan peradaban manusia.

"Kemendikbud bertanggung jawab menyelaraskan ekosistem pendidikan agar manusia leluasa untuk berkreasi dan berinovasi," ujar Ainun dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Kebijakan-kebijakan di bidang pendidikan yang digulirkan haruslah memberikan kebebasan kepada para insan pendidikan untuk berkreasi, berinovasi dan berpartisipasi aktif memajukan pendidikan.

Sejalan dengan Kebijakan Kampus Merdeka, perguruan tinggi juga diberi keleluasaan kepada untuk bergerak, berinovasi dan maju mengikuti perkembangan zaman.

Baca juga: Kemendikbud dorong keterlibatan sipil dalam proses pendidikan

“Insan-insan pendidikan harusnya dilihat sebagai subyek bukan objek. Untuk itu saya mohon para rektor dan direktur politeknik yang baru dilantik untuk memberikan ide-ide segar untuk mengembangkan kurikulum dan program-program di perguruan tinggi," tuturnya.

"Sehingga potensi mahasiswanya berkembang, lulusannya berakhlak mulia, berilmu, cakap, berjiwa enterpreneurship dan mampu bersaing di kancah global,” tambah Ainun Naim dalam pelantikan pejabat di lingkungan Kemendikbud tersebut.

Ainun berpesan pada Sekretaris Lembaga Layanan Dikti, agar dapat mengawal kebijakan dan melaksanakan pengawasan, pengendalian, dan pembinaan perguruan tinggi swasta di wilayah kerjanya berdasarkan kebijakan kementerian. Selanjutnya, kepada para pejabat pimpinan tinggi pratama, Sesjen meminta untuk segera melakukan konsolidasi internal dan penyesuaian tugas dan fungsi terhadap perubahan struktur dan organisasi kementerian.

"Kepada pejabat administrator dan pejabat pengawas untuk dapat memberikan dukungan secara profesional dalam pelaksanaan tugas masing-masing satuan kerja. Kepada para pejabat fungsional, saya harapkan bekerja profesional sesuai fungsi dan dapat memberikan karya terbaik bagi kementerian,” tambahnya. 

Terdapat dua rektor dan satu direktur Politeknik periode 2020 - 2024 yang dilantik yaitu Sutrisno sebagai Rektor Universitas Jambi Periode, dan Iwan Taruna sebagai Rektor Universitas Jember, serta Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya.

Sedangkan pejabat eselon II yang dilantik dari lingkup Sekretaris Jenderal, antara lain yaitu Faisal Syahrul sebagai Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara, Diah Wahyuni sebagai Kepala Biro Hukum, serta Moch Wiwin Darwina sebagai Kepala Biro Umum dan Pengadaan Barang dan Jasa.

Selanjutnya, dari Direktorat Jenderal Kebudayaan yang dilantik yaitu Ahmad Mahendra sebagai Direktur Perfilman, Musik, dan Media Baru,Fitra Arda sebagai Direktur Pelindungan Kebudayaan, serta Restu Gunawan sebagai Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan.

I Made Geria dilantik sebagai Kepala Pusat Penelitian Arkeologi Nasional pada Badan Penelitian dan Pengembangan Perbukuan. Sedangkan untuk dari Ditjen Pendidikan Tinggi, Bhimo Widyo Andoko dilantik sebagai Sekretaris Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V Yogyakarta.

Baca juga: Nadiem Makarim: Restrukturisasi berdasarkan Perpres
Pewarta : Indriani
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020