Albertina Ho: diminta sebagai Dewas KPK harus dilaksanakan

Albertina Ho: diminta sebagai Dewas KPK harus dilaksanakan

Anggota Dewan Pengawas KPK 2019-2023 Albertina Ho di lingkungan istana kepresidenan Jakarta, Jumat (20/12/2019). ANTARA/Desca Lidya Natalia/aa.

Jakarta (ANTARA) - Anggota Dewan Pengawas KPK 2019-2023 Albertina Ho mengaku bahwa ia taat perintah saat diminta untuk menjadi Dewas.

"Saya baru dihubungi tadi pagi. Prinsip saya ya kalau itu memang perintah harus saya laksanakan. Karena saya kan kalau diperintah kan harus melaksanakan. Apalagi saya masih hakim juga ya. Biar bagaimana pun kalau diperintah dari pimpinan kita harus laksanakan. Untuk apa? Untuk kepentingan negara kita," kata Albertina di lingkungan istana kepresidenan Jakarta, Jumat.

Baca juga: Dewan Pengawas KPK ucapkan sumpah di depan Presiden Jokowi

Albertina menyampaikan hal tersebut seusai mengucapkan sumpah jabatan di Istana Negara. Selain Albertina Ho, Ketua Dewan Pengawas (Dewas) KPK Tumpak Hatorangan Panggabean juga menyampaikan sumpah bersama anggota Dewas lain yaitu Syamsuddin Haris, Artidjo Alkostar, Harjono.

Terkait polemik Dewas KPK yang dinilai punya kewenangan lebih besar dibanding pimpinan KPK, Albertina mengaku belum dapat berkomentar.

"Kita dewan pengawas juga baru dibentuk, tadi baru ketemu teman-teman. Ya kita nanti rundingan dulu, kita rapat kan dulu, kita diskusikan dulu. Tentu saja kita perlu diskusi dan segala macam. Nah nanti bagaimana, apakah memenuhi harapan atau bagaimana, ya nanti teman-teman menilai," ungkap Albertina.

Baca juga: Anggota Dewas KPK: Penyadapan jangan diobral

Ia menilai penyadapan KPK pun tidak akan bermasalah meski membutuhkan izin tertulis dari Dewas.

"Selama ini juga penggeledahan, penyitaan izin pengadilan juga ndak masalah kan? Saya kan kerja di pengadilan juga. Izin-izin berjalan dengan lancar, biasa, tidak ada masalah. Nanti kita lihat saja kasusnya," tambah Albertina.

Albertina juga akan mundur dari Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kupang.

"Saya mundur dari Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kupang karena saya harus melepas jabatan struktural saya, tapi sebagai hakim tetaplah. UU bilang bagaimana? Jabatan struktural ya. Sudah saya lepas sebagai Waka PT kupang tidak boleh rangkap nanti ada konflik kepentingan," jelas Albertina.

Baca juga: Presiden Jokowi ungkap pertimbangan pemilihan anggota Dewas KPK

Albertina Ho dikenal sebagai ketua majelis hakim yang menyidangkan kasus suap pegawai pajak Gayus Tambunan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ia dikenal gigih dan tegas dalam menyidangkan perkara. Saat ini Albertina Ho menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kupang.

Baca juga: Total harta kekayaan anggota Dewas KPK

Baca juga: Ketua Dewas KPK: Kami tidak akan campuri teknis perkara
Pewarta : Desca Lidya Natalia
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2019