Kalsel gelar 32 event pariwisata sedot kunjungan turis

Kalsel gelar 32 event pariwisata sedot kunjungan turis

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor saat peresmian gedung baru terminal Bandara Internasional Syamsudin Noor. (antara/foto/firman)

Banjarbaru (ANTARA) - Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah menyiapkan kegiatan 32 acara pariwisata sepanjang tahun 2020 untuk bisa menyedot kunjungan turis ke Bumi Lambung Mangkurat.

"Ini wujud nyata daerah mendukung keberadaan gedung baru terminal Bandara Internasional Syamsudin Noor yang telah diresmikan oleh presiden hari ini," terang Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor di Banjarbaru, Rabu.

Menurut gubernur yang akrab disapa Paman Birin itu, sektor pariwisata jadi fokusnya untuk terus dikembangkan saat ini seiring keberadaan bandara besar dan megah yang telah dimiliki Kalsel.

"Ini harapan yang sudah terwujud. Kalau pun ada harapan lain tentunya kita harus memanfaatkan bandara yang sudah terbangun ini dengan cara mendatangkan lebih banyak kunjungan wisatawan," jelasnya.

Karena lokasi wisata yang unik dan asik jadi daya tarik untuk turis bisa datang baik dari luar negeri maupun berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

"Saya sudah sampaikan ke presiden bahwa Kalsel punya banyak objek wisata alam yang jadi andalan salah satunya bambu rafting di Loksado. Kemudian ada seni budaya Dayak Meratus yang tiap tahun menggelar Festival Dayak Meratus. Satu lagi yang juga kerap menyedot wisatawan yaitu Festival Pasar Terapung," papar Paman Birin.
Suasana calon penumpang pesawat di gedung baru terminal Bandara Internasional Syamsudin Noor. (antara/foto/firman)


Selain lokasi objek wisata dan gelaran seni budaya, gubernur juga mengaku bakal menarik banyak event nasional untuk dilaksanakan di Kalsel tahun depan.

"Kalau kita jadi tuan rumah kegiatan nasional, otomatis banyak kunjungan masyarakat dari berbagai penjuru nusantara. Sepanjang tahun 2019, hal ini sudah kami lakukan dan alhamdulilah setiap event nasional berjalan sukses," tandasnya.

Gedung baru terminal Bandara Internasional Syamsudin Noor yang luasnya 77.562 meter persegi, ditargetkan dapat dilalui 7 juta penumpang pertahun. Dimana dari terminal sebelumnya seluas 9.043 meter persegi, kapasitasnya hanya 1,5 juta penumpang pertahun.

Gubernur yakin, keberadaan bandara baru dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi secara umum di Kalsel. Apalagi perkembangan sektor pariwisata yang terus didorong sangat berkaitan dengan aktivitas peningkatan penumpang pesawat di sebuah bandara.
Pewarta : Firman
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019