Penyandang diabetes, terapkan pola makan tepat 3J

Penyandang diabetes, terapkan pola makan tepat 3J

Dokter Spesialis Gizi Klinik RSCM Dr. dr. Fiastuti Witjaksono memberikan penjelasan dalam acara Gerakan Lawan Diabetes Bersama Dia, yang diadakan untuk memperingati Hari Diabetes Sedunia yang jatuh pada setiap 14 November, di Jakarta, Rabu (13/11/2019). (ANTARA/Katriana)

Jakarta (ANTARA) - Dokter Spesialis Gizi Klinik RSCM Dr. dr. Fiastuti Witjaksono menyarankan penyandang diabetes menerapkan pola makan yang tepat 3J, yaitu tepat jadwal, jumlah, dan jenis agar dapat menstabilkan gula darah.

"Bagi penyandang diabetes, bijak dalam memilih nutrisi diabetes yang tepat adalah langkah awal dan penting untuk mengontrol gula darah," katanya dalam acara Gerakan Lawan Diabetes Bersama Dia, yang diadakan Diabetasol untuk memperingati Hari Diabetes Sedunia yang jatuh setiap 14 November di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan pola makan yang dapat diterapkan oleh penyandang diabetes tidak harus berbeda dari pola makan orang pada umumnya.

Namun, ia menekankan para penyandang penyakit itu mengikuti panduan pola makan dengan berbagai makanan bergizi dalam takaran porsi yang tepat dan mengikuti waktu makan yang rutin.

Dibandingkan dengan pola makan ketat yang mengurangi porsi makan, diet untuk penyandang diabetes adalah tetap menerapkan pola makan dengan gizi seimbang yang mengandung karbohidrat, baik yang memiliki indeks glikemik rendah, tinggi serat, vitamin, maupun mineral.

Baca juga: Ahli ajak masyarakat kenali gejala diabetes

Pola makan yang tepat untuk penyandang diabetes, katanya, terdiri atas tiga prinsip atau 3J, yaitu tepat jadwal, jumlah, dan jenis.

Tepat jadwal artinya penyandang diabetes dianjurkan untuk makan tiap tiga jam yang terdiri atas tiga kali makan, yaitu sarapan, makan siang, dan makan malam, serta tiga kali selingan.

Tepat jumlah yaitu kebutuhan kalori harian disesuaikan dengan berat badan, usia, jenis kelamin, dan aktivitas fisik, sedangkan tepat jenis artinya penyandang diabetes perlu memilih jenis makanan dengan tepat, dengan menghindari makanan yang mengandung gula atau karbohidrat sederhana, seperti makanan manis, susu kental manis, gula, dan madu.

Fiastuti mengatakan imbauan untuk menghindari jenis makanan tersebut bukan berarti penderita tidak diperbolehkan sama sekali untuk mengonsumsinya.

Mereka masih dapat memperoleh nutrisi dari karbohidrat untuk memenuhi kebutuhan energi utama.

Namun, karbohidrat yang disarankan bagi penderita diabetes adalah karbohidrat kompleks dan mengandung banyak serat, seperti nasi merah atau roti yang terbuat dari gandum utuh.

Selain itu, penyandang diabetes juga disarankan menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans seperti gorengan.

Baca juga: Rekomendasi roti hingga buah untuk penyandang diabetes
Baca juga: Jam berapa penyandang diabetes sebaiknya makan malam?
Baca juga: Guru besar: Waspadai gejala diabetes melitus tipe 2
Pewarta : Katriana
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019