Kodim 1203/Ketapang siapkan puluhan pemuda masuk seleksi jadi prajurit

Kodim 1203/Ketapang siapkan puluhan pemuda masuk seleksi jadi prajurit

Kodim 1203/Ketapang menempa puluhan pemuda-pemudi asal Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara dalam mempersiapkan diri masuk seleksi menjadi prajurit TNI di Makodam 1202/Ktp. (Istimewa)

Pontianak (ANTARA) - Guna membantu para pemuda dan pemudi untuk mendaftarkan diri dan masuk seleksi menjadi prajurit khususnya TNI, Kodim 1203/Ketapang melakukan sosialisasi kepada puluhan pemuda-pemudi Ketapang untuk disiapkan dalam penerimaan calon tamtama dan bintara TNI AD tahun 2019.

"Kegiatan ini telah kami gelar di tingkat Koramil di tiap Kecamatan di wilayah naungan Kodim 1203/Ketapang, yaitu baik kecamatan yang ada di Kabupaten Ketapang maupun Kayong Utara," kata Komandan Kodim 1203/Ketapang, Letnan Kolonel Kaveleri Jami'an, di Ketapang, Senin.

Ia mengatakan, mereka memang menyasar para pemuda-pemudi di setiap kecamatan yang benar-benar memenuhi persyaratan.

"Kemudan para pemuda-pemudi tersebut akan kami bawa ke Markas Kodim 1203/Ketapang untuk mendapat bekal pembinaan. Hal ini untuk menunjang kegiatan tahapan selama seleksi para pemuda-pemudi itu," katanya.

Juga baca: Perekrutan bintara TNI prioritaskan putra daerah, sebut Waaster Kasad

Juga baca: Bintara Pembina Desa harus petakan TPS rawan

Juga baca: 25 putra pedalaman Papua lulus seleksi bintara TNI

Ia menambahkan, pembinaan ini dilakukan sebagai langkah awal sebelum mengikuti serangkaian seleksi sebenarnya, juga sebagai upaya untuk mengetahui kondisi fisik pemuda-pemudi calon prajurit TNI AD di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara.

Menurut dia, pembinaan merupakan hal yang sangat penting dalam kesiapan para calon prajurit TNI, selama pelatihan diberikan pemahaman dan kesiapan, baik fisik maupun mental. Pembinaan tersebut meliputi samapta A, lari 12 menit dan samapta B, pull up, sit up, push up, lunges dan lari bolak-balik serta renang, yang dipandu langsung Kopral Dua Yadi anggota Kodim 1203/Ketapang," ujarnya.

Selain pembinaan fisik ujarnya, para calon prajurit TNI AD diberikan pembekalan seperti psikologi, administrasi maupun persyaratan lain yang harus disiapkan. Kegiatan itu sudah berjalan selama beberapa minggu, dengan pembinaan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut, agar mendapatkan hasil yang maksimal, katanya.

"Saya berharap dengan kegiatan ini para pemuda-pemudi calon prajurit TNI AD ini memiliki gambaran akan materi yang dihadapi kedepan dalam mengikuti serangkaian tes dan minat pemuda-pemudi semakin meningkat untuk mendaftarkan diri sebagai prajurit TNI AD," katanya.
Pewarta : Andilala dan Slamet Ardiansyah
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019