1.500 personel gabungan disiagakan jelang pelantikan Presiden

1.500 personel gabungan disiagakan jelang pelantikan Presiden

Ilustrasi patroli gabungan TNI dan polisi dalam rangka pengamanan pelantikan presiden-wakil presiden. ANTARA FOTO/Septianda Perdana

Wamena, Papua (ANTARA) - Sebanyak 1.500 personel gabungan TNI/Polri disiagakan di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden pada Minggu (20/10).

Kepala Polres Jayawijaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Tonny Swadaya, di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu, mengatakan, "Situasi kamtibmas di Jayawijaya kondusif. Kami siagakan pasukan gabungan sekitar 1.500 orang."

Personel yang disiagakan itu melakukan pengamanan di 31 titik serta melakukan patroli di pusat kota dan daerah pinggiran Wamena. "Kami gelar patroli mobil, motor, pasukan penjalan kaki untuk menjamin keamanan. 1.500 personel tersebar di pos-pos termasuk di markas komando," katanya.

Ia memastikan sudah memulangkan kembali beberapa anggota organisasi massa tertentu yang naik ke Wamena sehingga dapat mereduksi potensi konflik horizontal di sana.

Ia memperkuat pengawasan di Bandara Wamena agar tidak ada lagi kelompok-kelompok tertentu yang datang dengan tujuan memperkeruh suasana. "Memang ada. Sudah kami pulangkan. Kami tetap siaga di bandara jika ada kecurigaan kami antisipasi. Tidak ada jihad di Wamena," katanya.

Hingga kini belum ada ancaman jelang pelantikan presiden dan wakil namun aparat tetap siaga satu. "Indikasi gangguan belum ada, tetapi kita tetap siaga satu. Jika ada yang menggu saya akan tindak tegas," katanya.

Juga baca: Polres Bangka Tengah siagakan 250 personel gabungan

Juga baca: Jalan akses ke rumah Ma'ruf tertutup untuk umum
Pewarta : Marius Yewun
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019