Pemkab Pasaman Barat liburkan anak sekolah lima hari

Pemkab Pasaman Barat liburkan anak sekolah lima hari

Kondisi kabut asap di Pasaman Barat semakin pekat dan tebal. Terkait itu, Pemkab Pasaman Barat melibutkan anak sekolah selama lima hari sejak Selasa (24/9) sampai Sabtu (28/9).

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), meliburkan anak sekolah selama lima hari mulai Selasa (24/9) sampai Sabtu (28/9) terkait kabut asap yang semakin pekat di daerah itu.

"Memang kabut asap semakin pekat dan mulai mengkhawatirkan terhadap kesehatan anak-anak," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Pasaman Barat Ikhwandri di Simpang Empat, Senin.

Ia mengatakan keputusan meliburkan anak sekolah diputuskan secara bersama dengan unsur pimpinan yang ada.

"Pertimbangannya saat ini kabut asap semakin pekat dan tebal. Tidak baik bagi kesehatan anak-anak," katanya.

Menurutnya libur sekolah itu mulai dari tingkatan pendidikan anak usia dini (PAUD) sampai SMA atau SMK.

Sedangkan terhadap para guru wajib masuk kerja seperti biasa. Hanya anak-anak saja yang diliburkan.

"Khusus untuk anak-anak tetap diberikan tugas di rumah untuk belajar agar tidak ketinggalan pelajaran," ujarnya.

Ia menyebutkan surat edaran terkait libur sekolah sudah disiapkan dan akan diedarkan.

Ia mengimbau kepada anak-anak agar mengurangi aktivitas di luar rumah karena kabut asap semakin tebal.

"Selain itu juga pakai masker jika keluar rumah. Kita berharap tidak ada korban terkait kabut asap ini," ucapnya.

Salah seorang orang tua murid, Budi menyambut baik dengan adanya libur sekolah ini karena kabut asap yang semakin tebal.

"Kita mulai khawatir dengan cuaca saat ini. Alangkah baiknya anak-anak libur dan belajar di rumah," katanya.
Pewarta : Altas Maulana
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2019