Kabut asap ganggu penerbangan di Natuna

Kabut asap ganggu penerbangan di Natuna

Penumpang di Bandara Ranai, Natuna, menunggu resah di ruang tunggu bandara (20/9/2019). Sejumlah penerbangan tertunda akibat kiriman kabut asap dari sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatera. (ANTARA/Indriani)

Ranai (ANTARA) - Kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau, mengganggu penerbangan dari Natuna ke Batam atau tujuan lainnya,

Pantauan ANTARA di Bandara Ranai, Natuna, Jumat, sejumlah penerbangan mengalami keterlambatan akibat jarak pandang yang masih di bawah 3.000 meter.

"Pesawat belum bisa berangkat dari Batam, karena jarak pandang di Ranai masih 1.500 meter," kata petugas maskapai penerbangan Wings Air, Adika.

Seharusnya pesawat Wings Air IW 1270 dari Bandara Hang Nadim, Batam, berangkat pukul 08.30 WIB. Namun hingga pukul 10.42 WIB belum juga berangkat.

"Masih menunggu jarak pandang 3.000 meter dulu, baru bisa berangkat ke Natuna." katanya.

Baca juga: Jarak pandang di Kepri terus menurun

Sejumlah penumpang tujuan Batam mengaku resah belum bisa berangkat.

"Kami kecewa belum bisa pulang, padahal sudah beli tiket pesawat kembali ke Jakarta untuk nanti sore," ujar seorang penumpang, Inaz.

Inaz juga mengaku bingung karena tidak bisa terbang ke Batam, padahal besok ia harus masuk kerja.

Ia berharap kabut asap bisa berkurang sehingga pesawat dari Batam bisa segera diberangkatkan ke Kepulauan Natuna dan bisa mengantarnya ke Batam dan lalu Jakarta.

Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan dari wilayah Kalimantan menyebar hingga ke Kabupaten Natuna. Kondisi ini sudah terjadi sejak sepekan terakhir. * 

Baca juga: Penderita ISPA di Batam meningkat 100 persen
 
Pewarta : Indriani
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019