Nias Selatan dinilai layak jadi destinasi wisata bahari kelas dunia

Nias Selatan dinilai layak jadi destinasi wisata bahari kelas dunia

Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi Taufik Madjid (kanan) di Teluk Dalam, Nias Selatan, Sumut, Rabu (10/9/2019). (Antara Sumut/Septianda)

Nias Selatan (ANTARA) - Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, dinilai sangat layak menjadi salah satu destinasi wisata bahari kelas dunia mengingat berbagai potensi wisata bahari yang ada di daerah itu sangat memikat wisatawan.

Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi Taufik Madjid di Teluk Dalam, Rabu, mengatakan Kabupaten Nias Selatan memiliki banyak objek wisata terutama destinasi wisata bahari.

"Potensi itu sudah diakui dunia dan tentunya Nias Selatan sangat layak menjadi salah satu destinasi wisata bahari dunia," katanya terkait digelarnya Nias Pro International Surfing di Pantai Sorake, Nias Selatan, dari 10 hingga 15 September 2019.

Nias Pro International Surfing merupakan bagian dari kegiatan Sail Nias 2019 yang acara puncaknya pada 14 September mendatang akan dihadiri Presiden Joko Widodo.

Ia mengatakan pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan ekonomi masyarakat yang ada di desa-desa di seluruh daerah termasuk dengan mempromosikan berbagai destinasi wisata.

ndonesia merupakan negara kepulauan yang yang kaya sumber daya alam seperti halnya destinasi wisata di Pantai Sorake yang saat ini menjadi tempat digelarnya peselancar tingkat internasional yang diikuti 26 peserta dari 15 negara.

"Berdasarkan informasi bahwa ombak di Pantai Sorake Kabupaten Nias Selatan ini adalah terbaik kedua setelah Hawaii. Itu tentunya menjadi potensi yang snagat besar untuk mendatangkan wisatawan mancanegara ke mari," katanya.

"Kita bangga dengan anugerah keindahan alam itu. Kita harap dengan Sail Nias akan menjadi promosi pariwisata Sumatera Utara khususnya Nias sebagai pintu gerbang pariwisata bahari dunia," tambahnya.

Sail Nias 2019 merupakan acara lomba perahu layar ke-11 yang digelar pemerintah Indonesia sejak 2009 silam. Meski telah dikenal dunia sebagai titik selancar nomor dua setelah Hawaii, Nias diharapkan akan lebih banyak dikenal dan dikunjungi wisatawan setelah perhelatan tersebut.

Selain acara puncak pada 14 September 2019, rangkaian kegiatan Sail Nias telah dimulai Mei lalu dengan "yacht rally". Selain itu, akan ada festival lompat batu sekepulauan Nias, parade kapal nelayan tradisional, gebyar kopi, hingga lomba voli pantai.

Baca juga: Nias Selatan diharapkan jadi destinasi wisata bahari kelas dunia
Baca juga: Warga Nias percantik desa dukung Sail Nias 2019
Baca juga: Kemenpar: Sail Nias momentum revitalisasi pariwisata Nias
Baca juga: Sail Nias 2019 jadi pintu masuk gali potensi wisata Nias
Pewarta : Juraidi
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019