Legislator minta Polda DIY ungkap penganiayaan mahasiswa Kalteng

Legislator minta Polda DIY ungkap penganiayaan mahasiswa Kalteng

Anggota DPRD Kota Palangka Raya Sigit Widodo mendesak Polda DIY untuk mengungkap kasus pemukulan seorang mahasiswa Kalteng yang berada di Yogyakarta dan kondisinya tidak sadarkan diri, Rabu (10/9/19). (ANTARA/Adi Wibowo).

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Sigit Widodo meminta Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk mengungkap kasus penganiayaan terhadap mahasiswa asal Kalteng yang hingga kini kondisinya tidak sadarkan diri.

"Kasus penganiayaan yang korbannya adalah mahasiswa asal Kalteng di Yogyakarta harus diusut tuntas dan pelakunya harus dihukum seberat-beratnya," kata Sigit Widodo di Palangka Raya, Selasa.

Baca juga: DPRD: Minuman keras oplosan ancam generasi Palangka Raya

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Palangka Raya itu meminta mahasiswa yang menimba ilmu di sejumlah universitas di Yogyakarta agar selalu berhati-hati dalam hal apa saja.

Ia mengimbau setiap mahasiswa di daerah perantauan tersebut selalu bersatu, sehingga ketika ada masalah bisa saling membantu agar permasalahan tersebut bisa selesai.

Baca juga: Pelecehan seksual oleh oknum dosen coreng pendidikan Kalteng

"Mari bersatu mahasiswa Kalteng yang berada di Yogyakarta dan jangan mudah terprovokasi oleh kelompok-kelompok lain yang memiliki kepentingan negatif," kata Sigit.

Pria yang menjabat Sekretaris Manajemen Klub Sepak Bola Kalteng Putra itu menambahkan, apabila kasus pengeroyokan seorang mahasiswa Kalteng di Yogyakarta tersebut tidak bisa diungkap, pihaknya akan terus mendesak Polda DIY dengan berbagai cara.

Pihaknya akan terus mendesak Polda DIY sampai perkara tersebut tuntas dan para pelaku yang berjumlah sekitar lima sampai 10 orang tersebut bisa ditangkap dan diadili sesuai perbuatannya.

"Saya akan terus kawal kasus ini bersama para mahasiswa yang berada di sana. Pengawalan perkara tersebut tidak lain bertujuan untuk menerangkan kasus yang kini sudah dilaporkan ke Polda DIY," kata pria pencinta olahraga sepakbola itu.
Pewarta : Kasriadi/Adi Wibowo
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019