Operasional petugas haji daerah kerja Mekkah segera berakhir

Operasional petugas haji daerah kerja Mekkah segera berakhir

Sejumlah jamaah haji Indonesia masih penuhi kawasan Masjid Nabawi, Madinah, Kamis (5/9/2019). ANTARA/Hanni Sofia/aa.

Mekkah (ANTARA) - Operasional petugas haji yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019 untuk daerah kerja (Daker) Mekkah segera berakhir pada 6 September 2019 setelah sebanyak 501 kelompok terbang (kloter) meninggalkan Kota Mekkah.

“Operasional haji Daker Mekkah akan berakhir besok. Ada 28 kloter tersisa yang akan membawa sekitar 12.000-an jamaah yang kita berangkatkan bertahap dari Mekkah menuju Madinah hari ini hingga besok,” ujar Kepala Daerah Kerja Mekkah, Subhan Cholid di Mekkah, Kamis.

Berdasarkan data yang dirilis Sistem Informasi dan Komputerisasi (Siskohat) Kementerian Agama, hingga Rabu, 4 September 2019 pukul 19.00 waktu Arab Saudi, sebanyak 501 kloter telah meninggalkan Kota Mekkah.

Baca juga: Bus shalawat layani 296.000 trip selama musim haji 2019

Sebanyak 229 kloter yang merupakan jamaah gelombang I diberangkatkan menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah untuk diterbangkan ke Tanah Air.

Sementara, 272 kloter lainnya yang merupakan jamaah haji gelombang II telah diberangkatkan menuju Kota Madinah.

Pada 5 September 2019, menurut Subhan akan diberangkatkan sekitar 21 kloter menuju Madinah.

“Esok hari, kita akan berangkatkan tujuh kloter dimulai sejak pukul 06.00 pagi waktu Arab Saudi, dan berakhir pukul 12.00 siang,” tambah Subhan.

Adapun tujuh kloter yang akan diberangkatkan besok adalah UPG 39, MES 22, dan SOC 96 yang akan diberangkatkan pada pukul 06.00 waktu Arab Saudi, UPG 40 dan BDJ 19 yang akan diberangkatkan pukul 10.00 waktu Arab Saudi, SOC 97 yang akan diberangkatkan pukul 12.00 waktu Arab Saudi.

“Dan kloter BPN 15 yang akan diberangkatkan pukul 12.00 waktu Arab Saudi besok, menjadi penutup keberangkatan jamaah haji dari Mekkah ke Madinah sekaligus penanda berakhirnya masa operasional haji Daker Makkah,” sambung Subhan.

Baca juga: Serangan jantung penyebab tertinggi kematian jamaah haji Indonesia

Ia juga menambahkan, hingga kemarin masih terdapat 82 haji yang dirawat di Mekkah. “Hingga pukul 19.00 kemarin, masih terdapat 14 haji yang dirawat di KKHI Makkah, dan 68 haji dirawat di RSAS Mekkah,” terang Subhan.

Sementara jumlah jamaah wafat hingga kemarin berjumlah 405 orang. Paling banyak, yakni sebanyak 303 haji wafat di Mekkah.

Kemudian 32 anggota jamaah haji wafat di Madinah, 26 orang wafat di Mina, sembilan orang wafat di Jeddah, delapan orang wafat di Arafah, dan satu orang wafat di Muzdalifah.

“Untuk jamaah haji khusus yang wafat hingga hari ini berjumlah 26 orang. Jadi total ada 405 orang wafat di tanah suci hingga kemarin,” tambahnya.

Baca juga: Pencarian Tapsirin terus dilakukan di Tanah Suci tanpa batas waktu

Pewarta : Hanni Sofia
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019