Terus bertambah jamaah haji Debarkasi Banjarmasin yang wafat

Terus bertambah jamaah haji Debarkasi Banjarmasin yang wafat

Warga menyambut kedatangan jamaah haji asal Banjarmasin dan Hulu Sungai Selatan di Asrama Haji Debarkasi Banjarmasin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Selasa (20/8/2019). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./pd.

Banjarmasin (ANTARA) - Jamaah haji dari Embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang wafat di tanah suci terus bertambah, hingga terhitung saat ini menjadi 14 orang.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan H Noor Fahmi yang merupakan Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin di Banjarmasin, Senin, membenarkan kembali adanya kabar duka dari tanah suci Mekkah.

Menurut dia berdasarkan data di Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) pada 31 Agustus 2019, jamaah haji yang tergabung di Debarkasi Banjarmasin kembali ada yang wafat, yakni, dua orang dari provinsi Kalteng.

Mereka yang wafat, lanjut Noor Fahmi, H Rhomansyah bin Umar (57) asal Barito Selatan dari Kloter 18 meninggal dunia 31 Agustus 2019 di RSAS An Noor dan dikebumikan di pemakaman Sharaya Makkah.

Kemudian Rusiyem binti Ijo (81) asal Kalimantan Tengah dari Kloter 11, meninggal pada 31 Agustus 2019 pada pukul 14.00 WAS di RSAS An Noor dan telah dimakamkan di pemakaman Sharaya Makkah.

"Semoga Allah SWT memberikan ampunan, mengangkat derajatnya dan menempatkan mereka dalam golongan syuhada haji," ucapnya.

Seiring kabar duka tersebut maka jamaah haji asal Debarkasi Banjarmasin yang meninggal dunia hingga 1 September 2019 berdasarkan Siskohat berjumlah 14 orang.

"Tujuh orang dari Kalimantan Selatan dan tujuh orang dari Kalimantan Tengah," ungkap Fahmi.

Sementara itu, jumlah jamaah haji Debarkasi Banjarmasin yang sudah pulang ke tanah air hingga kini hampir 3000 orang atau sebanyak delapan kloter dari 19 kloter yang diberangkatkan.*

Baca juga: Sudah 12 jamaah haji embarkasi Banjarmasin wafat

Baca juga: Jamaah haji Kalsel yang sudah pulang hampir mencapai 2.000
Pewarta : Sukarli
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019