Ratusan penari disiapkan tampil kolosal di HUT Banjarmasin

Ratusan penari disiapkan tampil kolosal di HUT Banjarmasin

Persembahan tari tradisional Banjar yang dikolaborasikan dengan tari tradisional Dayak Meratus dibawakan secara kolosal untuk memeriahkan Hari Jadi Ke-11 Kabupaten Balangan, Kalsel (Dok ANTARA/Humas Balangan)

Banjarmasin (ANTARA) - Sebanyak 493 penari disiapkan untuk menampilkan Tari Banjar secara kolosal di puncak peringatan Hari Jadi (Hari Ulang Tahun) Kota Banjarmasin yang ke-493 pada 24 September 2019.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Ikhsan Alhaq mengatakan, di Banjarmasin, Senin, para penari yang disiapkan tersebut terdiri dari siswa sekolah dan beberapa sanggar tari yang tersebar di Banjarmasin.

"Mereka akan membawakan tari kreasi Banjar secara kolosal," paparnya.

Menurut dia,  tari kolosal ini sebagai salah satu rangkaian hiburan memeriahkan Hari Jadi, karena dihadiri pula peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pemerintah kabupaten/kota di Indonesia.

"Jadi pada saat itu akan ada acara besar di daerah kita, sekitar 500 peserta dari Rakernas kabupaten/kota se-Indonesia ada di Banjarmasin," paparnya.

Kegiatan peringatan puncak Harjad ke-493 Kota Banjarmasin tersebut akan dipusatkan di Siring sungai Martapura di jalan Piare Tendean.

"Jadi para peserta Rakernas ini juga akan dilibatkan dalam acara Hari Jadi kota ini. Mereka akan disuguhkan dengan kesenian khas daerah ini," kata Ikhsan.

Selain suguhan tari kreasi yang melibatkan 439 penari ini, Pemkot Banjarmasin ujar Ikhsan, juga menggelar acara festival seni budaya berupa hiburan rakyat yang dilaksanakan selama seminggu, mulai 22 sampai 29 September 2019.

"Acaranya itu siang dan malam. Awal September juga akan ada Festival Muharram. Jadi hari jadi ini juga sekaligus memperingati Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1441 Hijriah," terangnya.

Baca juga: Pemkab Banjar ajak generasi muda ikuti Gebrak Pariwisata
Baca juga: 3.500 peserta ikuti Kirab Merah Putih di Banjarmasin
 
Pewarta : Sukarli
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019