Gubernur NTT resmikan BLK Luar Negeri di Kota Kupang

Gubernur NTT resmikan BLK Luar Negeri di Kota Kupang

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menandatangi papan nama dalam acara peresmian Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLK-LN) Berhasil Langgeng Kencana yang disaksikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kedua kanan) dan Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno (kanan) di Kupang, Kamis (22/8/2019). (ANTARA/HO/ Humas Setda NTT).

Kupang (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggata Timur Viktor Bungtilu Laiskodat meresmikan Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLK-LN) Berhasil Langgeng Kencana di Kota Kupang, Kamis.

Acara peresmian BLK-LN yang terletak di JL Manafe, Kelurahan Kayu Putih, Kota Kupang itu dihadiri Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Gubernur Viktor dalam sambutannya berharap kehadiran BLK-LN tersebut mampu menghasilkan para calon tenaga kerja yang berkualitas dan dapat diandalkan.

Baca juga: Peran instruktur BLK terus diperkuat hadapi Industri 4.0

"Tugas lembaga ini bukan mencari tenaga kerja, tetapi tugas utamanya adalah menciptakan para calon tenaga kerja menjadi agen perubahan yang hebat," katanya.

Untuk itu ia meminta pengelola BLK-LN tersebut agar bekerja secara profesional dengan menyiapkan peralatan pelatihan dan infrastuktur pendukung untuk masing-masing bidang kerja secara memadai.

Baca juga: BLK Kemnaker targetkan 526.189 tenaga terampil

"Ini harus disiapkan secara baik sehingga bisa menghasilkan agen-agen perubahan dengan kualitas unggul dan siap bersaing dalam dunia kerja," tegasnya.

Sementara itu Direktur BLK-LN Berhasil Langgeng Kencana, Dewi Sri Hartati, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah maupun pihak kementerian yang mendukung kehadiran BLK-LN tersebut.

Baca juga: Legislator minta semua Pemda revitalisasi balai latihan kerja

Ia mengatakan, dengan kehadiran di NTT pihaknya bertekad menciptakan para calon tenaga kerja yang mahir dalam bidangnya masing-masing.

"Tekad kami para tenaga kerja yang kami hasilkan dari NTT bersaing dengan tenaga kerja dari daerah ataupun negara lain," katanya.

Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2019