Rektor: mahasiswa baru USU tetap jaga kekompakan

Rektor: mahasiswa baru USU tetap jaga kekompakan

Peserta Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sumatera Utara , tahun ajaran 2019/2020, di Stadion Mini USU, Senin (19/8). (Antara Sumut/Foto Munawar)

Medan (ANTARA) - Rektor Universitas Sumatera Utara Prof Dr Runtung Sitepu,SH berharap kepada mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri itu, tetap menjaga kekompakan dengan rekan-rekan lainnya, sehingga dapat tercapai pengenalan kehidupan kampus seperti yang diharapkan bersama.

Para mahasiswa baru agar saling hormat menghormati dengan sesama mahasiswa lainnya dan jangan ada terjadi keributan saat berlangsungnya kegiatan, karena hal itu akan merugikan nama baik USU, kata Runtung di hadapan sebanyak 9.166 orang mahasiswa Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sumatera Utara untuk tahun ajaran 2019/2020, di Stadion Mini USU, Senin.

Ia mengatakan, jika ada terjadi kesalahpahaman di antara sesama mahasiswa segera laporkan kepada dosen pembimbing yang berada di lapangan supaya dapat secepatnya diatasi.

"Mahasiswa agar tetap melaksanakan kegiatan PKKMB dengan penuh disiplin dan tanggung jawab," ujar Runtung

Ia juga meminta kepada mahasiswa PKKMB agar menjaga nama baik USU, karena hal-hal yang kurang baik dapat berdampak terhadap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) itu.

"Apalagi, USU saat ini meraih peringkat ke-13 terbaik Klasterisasi Perguruan Tinggi Non-Vokasi 2019 dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Hal ini harus tetap dijaga," ucap dia.

Runtung menyebutkan, peserta PKKMB ini, bukan hanya dari daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tetapi juga dari berbagai daerah lain di Tanah Air.

Sehubungan dengan itu, tetap menjaga persatuan dan kesatuan diantara sesama mahasiswa.

"Mahasiswa diharapkan tidak ada yang terlibat narkoba.Dan tetap menjaga keutuhan NKRI," katanya.

Sementara, Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Pol Heru Winarko berharap kepada mahasiswa Universitas Sumatera Utara agar jangan sampai terpengaruh dengan narkoba karena tidak hanya merusak mental generasi muda harapan bangsa, tetapi juga dapat menghancurkan negara.

"Mahasiswa merupakan bonus demografi pada beberapa tahun yang akan datang, karena Indonesia kemungkinan akan menjadi empat besar terbaik bagi negara-negara dunia," kata Heru, dalam acara yang sama.

Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU), menurut dia, agar dapat memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara, dengan meraih berbagai prestasi yang gemilang.

"Mahasiswa jangan menjadi beban pada bonus demografi, karena ikut terlibat dalam pengaruh narkoba dan menghancurkan masa depan mereka," ujar Heru.

Ia mengatakan, mahasiswa sebagai calon-calon pemimpin ke depan, harus bebas dari narkoba.Narkoba harus dihindari, karena dapat merusak moral dan mental, serta berpengaruh kepada kesehatan.

Pada acara tersebut, Senior Manajer MURI, Awan Rahargo menyerahkan Piagam Penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia kepada Universitas Sumatera Utara yang diterima langsung oleh Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu,SH.

Piagam Penghargaan tersebut, atas rekor Senam Ahoi Peserta Terbanyak, dengan Mengenakan Sortali. Usulan jumlah peserta senam 9.000 orang.Namun realisasi jumlah peserta senam mencapai 9.321 orang.

Baca juga: USU akui daya tampung untuk mahasiswa jalur mandiri terbatas

Baca juga: USU terima 3.275 mahasiswa baru jalur SBMPTN
Pewarta : Munawar Mandailing
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019