Via Vallen ajak Khofifah-Emil duet lagu "Sayang"

Via Vallen ajak Khofifah-Emil duet lagu

Penyanyi Via Vallen (kanan) saat bernyanyi bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Jatim Emil Dardak di panggung hiburan rakyat di depan Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Sabtu (17/08/2019) malam. (FOTO ANTARA/Istimewa)

Surabaya (ANTARA) - Penyanyi dangdut Via Vallen mengajak Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak duet lagu berjudul “Sayang” di atas panggung hiburan rakyat di depan Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Sabtu malam.

"Ayo Bu Gubernur duet, Pak Emil juga. Kita duet lagu Sayang ya," kata Via Vallen di atas panggung.

Meski menggunakan teks melalui layar ponsel, Khofifah yang ditemani putranya dan Emil Dardak beserta istrinya, Arumi Bachsin, larut dan turut bernyanyi dalam lagu yang membuat nama Via Vallen melejit tersebut.

Setelah berduet, Khofifah dan Emil memilih turun dari panggung dan menyapa pengunjung yang memadati Jalan Gubernur Suryo hingga masuk ke kompleks Gedung Negara Grahadi.

Via Vallen yang mengenakan setelan blus dan celana merah bertuliskan "Merdeka atau Mati" itu kemudian melanjutkan penampilannya dan berturut-turut menyanyikan lagu berjudul "Cinta Luar Biasa", "Pamer Bojo versi cendol dawet", "Senorita", "Memori Berkasih" serta ditutup dengan lagu "Meraih Bintang".

Sebelum turun dari panggung, penyanyi asal Sidoarjo itu berterima kasih kepada Gubernur Jatim, Wagub Jatim, pejabat Forkopimda Jatim beserta seluruh masyarakat yang sudah hadir menyaksikan penampilannya.

"Terutama kepada Vianisti dari Surabaya, serta daerah-daerah lainnya. Terima kasih," kata penyanyi kelahiran Surabaya, 1 Oktober 1991 tersebut.

Vianisti adalah sebutan untuk penggemar pedangdut itu.

Pada kesempatan sama juga digelar kuliner rakyat dengan menyuguhkan ribuan bungkus makanan dari ratusan menu yang disediakan secara gratis bagi masyarakat.

"Menunya khas Jawa Timur dan kegiatan ini semua merupakan rangkaian dari peringatan HUT Ke-74 RI oleh Pemprov Jatim," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim, Aries Agung Paewai.

Pantauan di lapangan, tidak lebih dari waktu 15 menit seluruh makanan yang disediakan sudah habis, bahkan tidak sedikit pengunjung yang kecewa karena tidak mendapat bagian makanan.

Sementara itu, ribuan pengunjung diperbolehkan masuk hingga ke halaman depan Gedung Negara Grahadi serta ditampilkan pesta kembang api sekitar 10 menit.

Baca juga: Hal yang bikin Via Vallen berang atas cuitan Jerinx

Baca juga: Ini alasan Jerinx SID hanya tegur Via Vallen

Baca juga: Erix Soekamti: Banyak musisi belum teredukasi masalah hak cipta
Pewarta : Fiqih Arfani
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019